Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kapal Karam di Sampang, 25 Nelayan Gili Ketapang Selamat

Jawanto Arifin • Selasa, 28 Mei 2019 | 09:30 WIB
Photo
Photo
SUMBERASIH - Nasib nahas menimpa 25 nelayan asal Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, KM Putra Mahkota yang mereka gunakan untuk mencari ikan Minggu (26/5) malam, tenggelam. Kapal itu karam diduga karena adanya kebocoran di palka.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, peristiwa karamnya kapal yang dinakhodai Hapi itu, terjadi sekitar pukul 22.00. Saat itu, kapal Putra Mahkota membawa sekitar 25 nelayan untuk mencari ikan. Saat menangkap ikan, tiba-tiba di bagian palka belakang kapal penuh dengan air.

Semua ABK panik karena kapal mengalami kemiringan. Tak berselang lama, kapal pun tenggelam. Saat itu, kapal tersebut sudah berhasil menangkap banyak ikan. Perkiraan ikan di atas kapal itu sekitar 2,5 ton.

Kepala Desa (Kades) Gili Ketapang Suparyono membenarkan peristiwa tersebut. “Mereka berangkat cari ikan Minggu sore. Kejadian kapal itu tenggelam sekitar pukul 22.00,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, kemarin.

Kebocoran pada palka, serta muatan yang begitu berat, menjadi penyebab kapal dengan cepat tenggelam. Beruntung, ada kapal ikan lain tidak jauh dari lokasi kapal itu tenggelam. Sehingga, saat kapal tenggelam, awak kapal bisa segera diselamatkan oleh KM Maradona.

Suparyono menjelaskan, sekitar 25 nelayan warganya di antarkan pulang dengan kondisi selamat dan tiba sekitar pukul 03.00. Hingga Senin (27/5), kapal yang tenggelam sudah ditemukan titik keberadaannya berdasarkan Global Positioning System (GPS). Namun, masih proses evakuasi. “Kerugian kurang lebih sekitar Rp 109 juta,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatpolair Polres Probolinggo AKP Prayitno mengatakan, kejadian kapal tenggelam itu masuk wilayah perairan tanjung Sampang. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpolair Polres Sampang terkait kejadian kapal tenggelam dan proses evakuasinya. “Namun terpenting, nelayan selamat dan sudah dipulangkan,” katanya. (mas/rf) Editor : Jawanto Arifin
#kapal tenggelam #pulau gili ketapang #polair #nelayan gili ketapang