Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Belum Ditemukan, Pencarian Nelayan KM Cahaya Bahari Jaya Diperluas

Jawanto Arifin • Rabu, 24 Oktober 2018 | 13:30 WIB
Photo
Photo
MAYANGAN - Pencarian terhadap tujuh nelayan Kapal Cahaya Bahari Jaya, terus dilakukan oleh tim gabungan. Selasa (23/10), tim memperluas pencarian.

Hanya saja 3 tim yang diterjunkan untuk mencari keberadaan nelayan asal Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, itu tak juga ditemukan.

Pencarian hari kedua yang dilakukan oleh petugas gabungan dilakukan di tiga lokasi berbeda. Tim bersama terdiri atas personel Basarnas Surabaya dan TNI AL.

Mereka melakukan pencarian di sekitar perairan Paiton, Kabupaten Probolinggo, tempat dimana kapal tersebut hilang kontak.

Tim kedua menyisir korban di Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Tim yang diisi personel Satpolair Polres Probolinggo itu melakukan pencarian sejak pagi.

Hanya saja, hingga Selasa malam, hasilnya nihil. Padahal, tim sudah melakukan pencarian sejak pagi.

Tim ketiga diisi personel Polair Polda Jatim, Polair Polres Pamekasan, dan Basarnas Surabaya. Tim ini menyisir perairan di sekitar ditemukannya korban Rohim, 56. Setali tiga uang, pencarian tak membuahkan hasil.

Kasat Polair Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno mengatakan, pihaknya intensif berkomunikasi dengan nelayan. Karena tidak menutup kemungkinan, mereka bertemu dengan nelayan yang hilang.

Slamet -sapaan akrabnya- menjelaskan, pihaknya tidak sama sekali terganggu dengan cuaca pada saat pencarian. Menurutnya, cuaca sangat mendukung untuk pencarian.

“Kalau sebelumnya ke arah timur sekitar 15 mil, sekarang kami melakukan pencarian ke utara sekitar 15 mil juga. Tapi, belum juga ada hasil. Padahal, kami melakukan pencarian dua kali hari ini,” jelasnya.

Menurutnya, pencarian tersebut akan dilakukan selama seminggu. Jika nanti tidak kunjung ditemukan, maka dengan terpaksa pencarian akan dihentikan.

“Sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure) maka pencarian ini akan kami lakukan. jika satu minggu tidak ditemukan, maka tim SAR akan ditarik. Tetapi, meskipun demikian kami akan terus patrol untuk mencari,” jelasnya.

Diketahui, 8 orang nelayan asal Kelurahan/Kecamatan Kota Probolinggo hilang kontak Sabtu (20/10) di sekitar perairan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Sehari setelahnya, salah seorang ABK kapal ditemukan tewas di perairan Pamekasan, Madura yakni Rohim.

Sedangkan ketujuh lainnya yakni Windi, Wahyu, Samsul, Iwan, Giman, Marwan, dan juga Tomi masih belum ditemukan. Petugas terus melakukan penyisiran di perairan untuk mencari keberadaan mereka. (sid/rf/mie) Editor : Jawanto Arifin
#nelayan hilang #kapal tenggelam #km cahaya bahari jaya #basarnas #satpol air #penemuan mayat