KEDOPOK, Radar Bromo– Pembangunan infrastuktur juga menjadi bahasan utama selama reses yang dilakukan Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Probolinggo Tri Atmojo Adip Susilo, S.Pt.
Warga yang mengikuti reses mengeluhkan banyak infrastruktur rusak yang belum diperbaiki atau belum terealisasi di Kota Probolinggo.
“Mereka merasa masih banyak infrastruktur di Kota Probolinggo yang belum diperbaiki. Seperti jalan lingkungan, saluran atau selokan di lingkungan rumah,” terangnya.
Masalah itu akhirnya dikeluhkan warga karena usulan pembangunan infrastruktur tersebut sebenarnya sudah tersampaikan ke pemerintah daerah. Namun, belum terealisasi hingga saat ini.
”Karena itu, kami akan perjuangkan aspirasi masyarakat supaya pemerintah merealisasikan pembangunan infrastruktur yang menjadi usulan atau aspirasi masyarakat,” terangnya.
Adip–panggilannya–menggelar Reses Masa Sidang ke-3 Tahun 2025 di kantor DPD PKS Kota Probolinggo, Jalan Barito 2, Selasa (7/8). Semua undangan mendapatkan hak sama untuk menyampaikan aspirasinya.
”Alhamdulillah, reses masa sidang ketiga sudah terlaksana di kantor DPD PKS,” kata anggota dewan Dapil Mayangan itu.
Adip menambahkan, Wali Kota Probolinggo tidak memiliki program yang menghabiskan anggaran pada tahun 2026.
Sehingga, usulan pembangunan infrastruktur tersebut dapat direalisasikan dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.
“Seperti pembangunan jalan lingkungan, yang juga sesuai dengan visi-misi kepala daerah untuk menjadikan Probolinggo Bersolek,” tambahnya.
Selain infrastruktur, warga banyak menanyakan pemberian bantuan untuk UMKM. Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM yang belum mendapatkan bantuan atau belum tersentuh program UMKM.
Seperti bantuan peralasan usaha, bantuan modal, atau pelatihan yang sudah dilaksanakan OPD terkait.
Menurut Adip, reses merupakan momen masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya pada wakil rakyatnya (anggota DPRD). Melalui reses, anggota DPRD banyak menerima aspirasi langsung dari masyarakat. (mas/hn/*)
Editor : Muhammad Fahmi