Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Partisipasi Pemilih Pilbup Probolinggo Jauh di Bawah Target Nasional, Begini Kata KPU

Agus Faiz Musleh • Jumat, 6 Desember 2024 | 23:51 WIB
Seorang warga binaan Rutan Kraksaan memberikan hak suaranya. (Agus Faiz Musleh/ Radar Bromo)
Seorang warga binaan Rutan Kraksaan memberikan hak suaranya. (Agus Faiz Musleh/ Radar Bromo)

KRAKSAAN, Radar Bromo-Partisipasi masyarakat dalam Pilbup Probolinggo 2024 tidak hanya menurun. Namun, juga tidak bisa mencapai target yang ditentukan.

Capaian partisipasi masyarakat ini diungkap Koordinator Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Probolinggo Bayu Rizky Pramudya Ersandhi.

Menurutnya, tingkat kehadiran pemilih dalam Pilbup Probolinggo mencapai  627.691 atau 71,98 persen dari DPT 872.691.

Capaian ini cukup jauh dari target yang direncanakan yakni 77,6 persen.

Target ini sejatinya jauh lebih tinggi dibandingkan pilkada sebelumnya, yakni 73 persen atau 628.896 pemilih dari DPT sebanyak 845.901 orang. Bahkan, juga jauh dari target nasional yang ditetapkan 77,5 persen.

Menurut Bayu, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab turunnya partisipasi masyarakat.

Salah satunya, tidak terlepas dari cuaca saat pencoblosan pada 27 November. Saat itu, di beberapa daerah sedang hujan.

“Khususnya di Probolinggo memang ada beberapa faktor. Yang pertama, saat pencoblosan hampir semua kecamatan sedang hujan. Sehingga, masyarakat enggan datang ke TPS,” katanya.

Selain itu, wilayah Kabupaten Probolinggo yang tidak hanya ada di dataran rendah, membuat masyarakat cukup kesulitan datang ke TPS.

“Di beberapa wilayah, masyarakatnya cukup kesulitan datang ke TPS. Sebab, ada masyarakat yang di pegunungan dan perlu usaha keras untuk datang ke TPS. Rumah warga ke TPS jauh dan medannya cukup ekstrem,” ujarnya.

Tren penurunan partisipasi pemilih di Kabupaten Probolinggo terjadi sejak Pilkada 2013.

Saat itu, partisipasi pemilih sebesar 75 persen atau 629.190 orang dari DPT sebanyak 842.890 orang. 

Dibandingkan Pilkada 2008, ada penurunan partisipasi pemilih sebanyak 3 persen. Pada 2008, partisipasi pemilih mencapai 78 persen atau 646.073 warga dari DPT 824.782 orang.

Tren penurunan berlanjut pada Pilkada 2018, dengan tingkat partisipasi hanya 73 persen atau 628.896 pemilih dari DPT sebanyak 845.901 orang. Terjadi penurunan hampir 3 persen dibanding Pilkada 2013.

Pada pilkada tahun ini, KPU Kabupaten Probolinggo ditarget 77,6 persen partisipasi masyarakatnya. Target yang sangat jauh dibanding capaian pilkada sebelumnya. (mu/hn)

Partisipasi Pemilih Kabupaten Probolinggo

Pilkada 2008              78 persen (646.073 orang)

Pilkada 2013              75 persen (629.190 orang)

Pilkada 2018              73 persen (628.896 orang)

Pilkada 2024               71,98 persen (627.691 orang)

Editor : Muhammad Fahmi
#golput #pilbup probolinggo #kpu kabupaten probolinggo