BANGIL, Radar Bromo-Di Kabupaten Pasuruan, ada dua paslon yang akan berkontestasi di Pilbup Pasuruan. Semenjak pengundian nomor urut, dua paslon juga konsisten mengenakan baju seperti ketika mereka mendaftar.
Gus Mujib-Ning Wardah (MUDAH) paslon nomor urut satu kerap mengenakan baju putih dengan bawahan yang kadang bergantian.
Sementara Mas Rusdi-Gus Shobih mengenakan baju motif kotak-kotak dengan warna krem.
Bagi Gus Mujib-Ning Wardah, baju putih ini juga menandakan bahwa ini adalah warna kesederhanaan. Sesuai dengan penampilan Gus Mujib dan Ning Wardah yang nampak sederhana.
“Baju putih ini kan juga mudah untuk ditemui dan dibeli di mana-mana. Tapi arti sebenarnya putih itu menandakan sifat sederhana,” beber Mufti Anam, suami dari Ning Wardah.
Terkadang saat turun di masyarakat, paslon ini kerap mengenakan rompi hitam. Untuk Gus Mujib, masti selalu mengenakan kopiah hitam.
Sementara Ning Wardah, ada kalanya berganti warna jilbab. Biasanya disesuaikan dengan lokasi kunjungan. Misalnya saat menemui pendukung basis PDI P, dia mengenakan jilbab merah.
Sementara bagi Mas Rusdi-Gus Shobih, baju motif kotak-kotak dengan warna krem ini adalah warna yang sangat disenangi oleh Prabowo Subianto.
“Warna krem dan warna coklat ini adalah warna kesukaan Pak Prabowo,” beber Mas Rusdi.
Kata Rusdi, baju motif bukan desain khusus. Tetapi baju ini mudah didapatkan di pasaran lantaran banyak dijual di toko-toko.
Tetapi sudah cukup untuk menjadi ikon bagi paslon ini. Terutama pengenaan songkok.
“Kotak-kotak dengan dua koplok. Mungkin ini juga akan dijadikan gambar di surat suara nanti,” beber Rusdi Sutejo sembari diamini Gus Shobih. (zal/fun)
Editor : Abdul Wahid