Golkar Kota Probolinggo Kantongi Delapan Nama Kandidat untuk Jadi Cawawali Fernanda, Ini Bocorannya

Arif Mashudi • Dipublikasikan Rabu, 17 April 2024 | 14:40 WIB
SIAP NYALON: Ketua DPD Golkar Kota Probolinggo Fernanda Zulkarnain yang digadang-gadang akan dicalonkan untuk maju di Pilwali Probolinggo.
SIAP NYALON: Ketua DPD Golkar Kota Probolinggo Fernanda Zulkarnain yang digadang-gadang akan dicalonkan untuk maju di Pilwali Probolinggo.

KANIGARAN, Radar Bromo - Partai Golkar Kota Probolinggo memastikan bakal mengusung sendiri kadernya untuk ikut kontestasi pilwali.

Di pilkada serentak nanti, partai berlambang pohon beringin tersebut, memastikan bakal mengusung Fernanda Zulkarnain sebagai calon wali kota Probolinggo tahun 2024.

Dengan 7 kursi legislatif yang dimiliki, Golkar masih mencari bakal calon wakil walikota (Baca Wawali). Bahkan survei yang telah dilakukan, Golkar sudah mengantongi sekitar 8 nama kandidat Baca Wawali untuk mendampingi Fernanda.

Hal itu disampaikan ketua DPD Golkar Kota Probolinggo, Fernanda Zulkarnain. Saat dikonfirmasi kemarin, Fernanda mengatakan, dirinya belum menerima SK rekom untuk maju dalam Pilwali.

Tetapi, untuk calon wali kota Probolinggo dari Golkar, sudah tentu dirinya akan maju. Itu sesuai dengan ada penugasan di masing-masing daerah dan penjaringan tahun lalu.

Nantinya, nama dirinya akan diajukan ke DPP Golkar bersamaan dengan nama-nama bakal cawawali.

”Kalau rekom akan turun setelah berpasangan. Tetapi surat tugas pada calon kepala daerah, sudah diberikan pada penjaringan tahun lalu. Kota Probolinggo yang ditunjuk saya,” kata Fernanda kepada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Namun untuk nama yang berpasangan, Fernanda akui, pihak DPP tentu juga masih wait and see. Golkar tentu juga memikirkan untuk berkoalisi agar pemenangan jadi kian mudah.

“Kami terus komunikasi intens dengan DPP, untuk menyukseskan pilkada seperti halnya pemilu 2024,” katanya.

Fernanda mengaku, saat ini pihaknya belum dapat menyampaikan nama-nama kandidat bacawawali yang akan diajukan untuk mendampingi dirinya. Namun, Golkar saat ini tengah melakukan survei.

Survei itu digelar baik di internal, eksternal maupun dari lembaga survei. Tentu saja survei diperlukan untuk melihat siapa kandidat calon wawali yang tepat untuk bersama Golkar.

”Hasil survei itu menjadi bahan pertimbangan, untuk diajukan ke DPP. Kami terus berkomunikasi dengan DPP terkait hasil survei yang dilakukan di internal maupun oleh lembaga survei,” terangnya.

Berapa nama kandidat calon wawali yang sudah dikantongi Golkar? Fernanda mengaku, cukup banyak nama yang dikantongi hasil dari internal maupun eksternal dan lembaga survei sebagai kandidat calon N2.

Baik itu nama dari kader partai Golkar, nama kader partai politik (parpol) lain dan tokoh nonkader politik.

Tetapi, pihaknya dari Golkar juga tetap memprioritaskan mengusung kandidat calon N2 dari parpol lain. Yang dapat berkoalisi dengan Golkar untuk membangun Kota Probolinggo lebih baik.

Untuk para nama kandidat calon wakil wali kota itu, beber Fernanda, semua sudah diajak komunikasi.

Bahkan, nama tokoh yang dari nonkader politik itu ternyata sudah menyatakan dukungannya untuk calon wali kota dari Golkar.

”Banyak muncul nama sebagai kandidat calon wakil wali kota. Jumlahnya lebih dari 5 nama, tapi tidak sampai 10 nama. Iya berkisar 8 nama untuk sementara ini. Tapi jumlah nama itu masih fleksibel bisa berubah,” ujarnya. (mas/fun)

Editor : Jawanto Arifin
golkar kota probolinggo pilwali probolinggo Pilkada Serentak 2024