Perjalanan panjang sebagai pendidik membentuk cara pandang Indri Oksari Handayani, S.Pd.SD. memimpin sekolah. Sebelum dipercaya menjadi Kepala SDN Mranggonlawang II, Dringu, Kabupaten Probolinggo, perempuan kelahiran Probolinggo, 4 Oktober 1979 itu mengabdikan diri sebagai guru selama 18 tahun di sekolah yang sama. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam tentang kebutuhan murid, tantangan pendidikan, sekaligus potensi yang dapat dikembangkan.
============================
SELAMA satu tahun tiga bulan memimpin sekolah, Indri terus mendorong lahirnya budaya belajar yang lebih adaptif dan bermakna. Baginya, pendidikan tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik. Sekolah juga harus menjadi tempat tumbuhnya karakter, kreativitas, serta nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal generasi masa depan.
Prinsip itu tercermin dalam setiap kebijakan yang diambil. Ia selalu berpegang pada filosofi memimpin dengan keteladanan dan melayani dengan hati. Menurutnya, perubahan tidak akan terjadi tanpa contoh nyata dari seorang pemimpin. Karena itu, ia berusaha membangun lingkungan sekolah yang positif melalui kerja sama antara guru, murid, dan orang tua.
Di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, Indri melihat tantangan pendidikan semakin kompleks. Selain meningkatkan kompetensi akademik, sekolah juga dituntut mampu menjaga semangat belajar serta membentuk karakter peserta didik. Kondisi tersebut mendorongnya untuk terus menghadirkan berbagai inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Inspirasi kepemimpinannya lahir dari para guru dan pendidik yang selama ini menunjukkan dedikasi tanpa pamrih. Dari mereka, ia belajar tentang kesabaran, ketulusan, dan komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Istri dari Ir. Teguh Budi Hartono, S.Si.T., M.Si., IPM., ASEAN Eng. itu memiliki cita-cita menjadikan SDN Mranggonlawang II sebagai sekolah yang inovatif, berbudaya literasi, berkarakter, serta ramah lingkungan.
Harapan tersebut sejalan dengan motto yang selalu dipegangnya, yakni “Inovatif dalam berkarya, tulus dalam melayani, dan bergerak bersama untuk pendidikan yang berdampak.” (dik/fun/*)
GEMA SI BUJULI Inovasi Tumbuhkan Literasi-Bangun Karakter Murid
KOMITMEN menghadirkan pendidikan yang berdampak diwujudkan SDN Mranggonlawang II melalui dua program unggulan yang menyentuh aspek akademik sekaligus pembentukan karakter peserta didik. Program tersebut adalah GEMA SI BUJULI (Gerakan Membaca dan Mengisi Buku Jurnal Literasi) serta GEMAS BESTI (Gerakan Makan Sehat dan Bebas Sampah Plastik).
GEMA SI BUJULI lahir sebagai jawaban atas kebutuhan peningkatan kemampuan literasi murid. Berangkat dari hasil Rapor Pendidikan Tahun 2025 yang menunjukkan capaian literasi masih berada pada kategori sedang, sekolah mengembangkan model pembelajaran yang memadukan keterampilan membaca, menulis, dan berbicara dalam satu rangkaian kegiatan.
Melalui Papan Interaktif Digital (PID), murid mengakses berbagai bahan bacaan digital yang menarik dan mudah dipahami. Setelah membaca, mereka menuliskan ringkasan dalam Buku Jurnal Literasi (BUJULI), kemudian menyampaikan hasil pemahamannya di depan kelas. Metode tersebut tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, keterampilan menulis, serta keberanian berkomunikasi.
Perkembangan peserta didik dipantau melalui sistem monitoring digital yang melibatkan guru, kepala sekolah, dan orang tua. Dengan begitu proses pembelajaran dapat berlangsung secara terukur dan berkelanjutan.
Selain penguatan literasi, sekolah juga menanamkan kepedulian lingkungan melalui GEMAS BESTI. Dalam program ini, murid dibiasakan membawa alat makan dan minum sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus menerapkan pola hidup sehat.
Kesadaran lingkungan diperkuat melalui berbagai kegiatan edukatif, mulai dari pengolahan sampah menjadi ecobrick, pembuatan kerajinan tangan dari limbah plastik, hingga pembentukan tim peduli lingkungan. Melalui langkah tersebut, sekolah tidak hanya mencetak murid yang cerdas secara akademik. Tetapi juga membangun generasi yang memiliki kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap ingkungan
Keberhasilan mengembangkan GEMA SI BUJULI mengantarkan SDN Mranggonlawang II meraih Juara I Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Probolinggo kategori Inovasi Bidang Pendidikan. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari kepedulian terhadap kebutuhan murid mampu menghadirkan perubahan nyata.
Dari ruang-ruang kelas sederhana, sekolah ini terus menanamkan budaya literasi, karakter, dan kepedulian lingkungan sebagai bekal generasi masa depan. (dik/fun/*)
Editor : Muhammad Fahmi