Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Indri Oksari Handayani Kepala SDN Mranggonlawang II Dringu; Memimpin dengan Hati, Menggerakkan Perubahan

Didik Purwanto • Selasa, 30 Juni 2026 | 06:33 WIB

 

MEMBANGGAKAN: Bupati Probolinggo dr. Muhammad Haris menyerahkan Piala Kepada Indri Oksari Handayani, S.Pd.SD. sebagai Juara 1 Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Probolinggo 2026 Kategori Bidang Inovasi Pendidikan.
MEMBANGGAKAN: Bupati Probolinggo dr. Muhammad Haris menyerahkan Piala Kepada Indri Oksari Handayani, S.Pd.SD. sebagai Juara 1 Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Probolinggo 2026 Kategori Bidang Inovasi Pendidikan.

 

Perjalanan panjang sebagai pendidik membentuk cara pandang Indri Oksari Handayani, S.Pd.SD. memimpin sekolah. Sebelum dipercaya menjadi Kepala SDN Mranggonlawang II, Dringu, Kabupaten Probolinggo, perempuan kelahiran Probolinggo, 4 Oktober 1979 itu mengabdikan diri sebagai guru selama 18 tahun di sekolah yang sama. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam tentang kebutuhan murid, tantangan pendidikan, sekaligus potensi yang dapat dikembangkan.

 ============================

SELAMA satu tahun tiga bulan memimpin sekolah, Indri terus mendorong lahirnya budaya belajar yang lebih adaptif dan bermakna. Baginya, pendidikan tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik. Sekolah juga harus menjadi tempat tumbuhnya karakter, kreativitas, serta nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal generasi masa depan.

                Prinsip itu tercermin dalam setiap kebijakan yang diambil. Ia selalu berpegang pada filosofi memimpin dengan keteladanan dan melayani dengan hati. Menurutnya, perubahan tidak akan terjadi tanpa contoh nyata dari seorang pemimpin. Karena itu, ia berusaha membangun lingkungan sekolah yang positif melalui kerja sama antara guru, murid, dan orang tua.

                Di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, Indri melihat tantangan pendidikan semakin kompleks. Selain meningkatkan kompetensi akademik, sekolah juga dituntut mampu menjaga semangat belajar serta membentuk karakter peserta didik. Kondisi tersebut mendorongnya untuk terus menghadirkan berbagai inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

DUKUNGAN KELUARGA: Indri Oksari Handayani, S.Pd.SD. bersama suami dan putra-putri tercinta.
DUKUNGAN KELUARGA: Indri Oksari Handayani, S.Pd.SD. bersama suami dan putra-putri tercinta.

 

                Inspirasi kepemimpinannya lahir dari para guru dan pendidik yang selama ini menunjukkan dedikasi tanpa pamrih. Dari mereka, ia belajar tentang kesabaran, ketulusan, dan komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

                Istri dari Ir. Teguh Budi Hartono, S.Si.T., M.Si., IPM., ASEAN Eng. itu memiliki cita-cita menjadikan SDN Mranggonlawang II sebagai sekolah yang inovatif, berbudaya literasi, berkarakter, serta ramah lingkungan.

 Harapan tersebut sejalan dengan motto yang selalu dipegangnya, yakni Inovatif dalam berkarya, tulus dalam melayani, dan bergerak bersama untuk pendidikan yang berdampak. (dik/fun/*)

 

KEBERSAMAAN: Setiap momen bersama murid dan guru menjadi sumber motivasi untuk terus belajar, berkembang, dan menjadi yang lebih baik.
KEBERSAMAAN: Setiap momen bersama murid dan guru menjadi sumber motivasi untuk terus belajar, berkembang, dan menjadi yang lebih baik.

 

GEMA SI BUJULI Inovasi Tumbuhkan Literasi-Bangun Karakter Murid

 

KOMITMEN menghadirkan pendidikan yang berdampak diwujudkan SDN Mranggonlawang II melalui dua program unggulan yang menyentuh aspek akademik sekaligus pembentukan karakter peserta didik. Program tersebut adalah GEMA SI BUJULI (Gerakan Membaca dan Mengisi Buku Jurnal Literasi) serta GEMAS BESTI (Gerakan Makan Sehat dan Bebas Sampah Plastik).

                GEMA SI BUJULI lahir sebagai jawaban atas kebutuhan peningkatan kemampuan literasi murid. Berangkat dari hasil Rapor Pendidikan Tahun 2025 yang menunjukkan capaian literasi masih berada pada kategori sedang, sekolah mengembangkan model pembelajaran yang memadukan keterampilan membaca, menulis, dan berbicara dalam satu rangkaian kegiatan.

Kepala SDN Mranggonlawang 2 Dringu, Indri Oksari Handayani, S.Pd.SD.
Kepala SDN Mranggonlawang 2 Dringu, Indri Oksari Handayani, S.Pd.SD.

 

                Melalui Papan Interaktif Digital (PID), murid mengakses berbagai bahan bacaan digital yang menarik dan mudah dipahami. Setelah membaca, mereka menuliskan ringkasan dalam Buku Jurnal Literasi (BUJULI), kemudian menyampaikan hasil pemahamannya di depan kelas. Metode tersebut tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, keterampilan menulis, serta keberanian berkomunikasi.

                Perkembangan peserta didik dipantau melalui sistem monitoring digital yang melibatkan guru, kepala sekolah, dan orang tua. Dengan begitu proses pembelajaran dapat berlangsung secara terukur dan berkelanjutan.

                Selain penguatan literasi, sekolah juga menanamkan kepedulian lingkungan melalui GEMAS BESTI. Dalam program ini, murid dibiasakan membawa alat makan dan minum sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus menerapkan pola hidup sehat.

                Kesadaran lingkungan diperkuat melalui berbagai kegiatan edukatif, mulai dari pengolahan sampah menjadi ecobrick, pembuatan kerajinan tangan dari limbah plastik, hingga pembentukan tim peduli lingkungan. Melalui langkah tersebut, sekolah tidak hanya mencetak murid yang cerdas secara akademik. Tetapi juga membangun generasi yang memiliki kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap ingkungan

                Keberhasilan mengembangkan GEMA SI BUJULI mengantarkan SDN Mranggonlawang II meraih Juara I Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Probolinggo kategori Inovasi Bidang Pendidikan. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari kepedulian terhadap kebutuhan murid mampu menghadirkan perubahan nyata.

                Dari ruang-ruang kelas sederhana, sekolah ini terus menanamkan budaya literasi, karakter, dan kepedulian lingkungan sebagai bekal generasi masa depan. (dik/fun/*)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#sdn mranggonlawang 2 dringu #kepala sekolah #pendidikan