Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

SLB Sinar Harapan 3 Kota Probolinggo Tumbuhkan Potensi dan Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus

Inneke Agustin • Senin, 29 Juni 2026 | 12:00 WIB
TERAMPIL: Seorang siswi SLB Sinar Harapan 3 Kota Probolinggo saat membuat batik.
TERAMPIL: Seorang siswi SLB Sinar Harapan 3 Kota Probolinggo saat membuat batik.

 

Di tengah komitmennya membangun pendidikan khusus, SLB Sinar Harapan 3 Kota Probolinggo terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam membimbing anak-anak berkebutuhan khusus tumbuh mandiri, percaya diri, dan berkarakter kuat. Sejak tahun lalu, sekolah itu juga menyandang predikat Sekolah Penggerak.

=======================================

CAPAIAN tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan seluruh unsur sekolah. Di lingkungan sekolah, pendidikan tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik. Berbagai kebiasaan positif terus dibangun sejak dini.

“Karakter menjadi fondasi utama yang kami bangun. Anak-anak diajarkan untuk disiplin, santun, mandiri, dan memiliki kepercayaan diri, sehingga siap menghadapi kehidupan bermasyarakat,” terang Kepala SLB Sinar Harapan 3 Kota Probolinggo Mira Anggraeni, S.Pd.

Budaya 3S (Senyum, Sapa, Sopan), berjabat tangan dengan guru serta salat Duhur berjemaah menjadi bagian dari rutinitas harian siswa untuk membentuk fondasi yang kuat. Dana bantuan dari pemerintah yang diterima juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan sekolah, guru, dan siswa.

Seiring waktu, kepercayaan masyarakat terhadap sekolah ini terus meningkat. Hal tersebut terlihat dari jumlah peserta didik yang terus bertambah.

Pada 2021, tercatat 17 siswa, meningkat menjadi 21 pada 2022, kemudian 25 pada 2023, 36 pada 2024. Lalu pada 2025 mencapai 45 siswa yang berasal dari jenjang SD hingga SMA.

RAMAH: Murid SLB Sinar Harapan 3 Kota Probolinggo saat melayani pembeli di kantin sekolah.
RAMAH: Murid SLB Sinar Harapan 3 Kota Probolinggo saat melayani pembeli di kantin sekolah.

 

Dalam proses pembelajaran, SLB Sinar Harapan 3 menerapkan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak. Para guru menyusun modul pembelajaran secara mandiri agar materi dapat dipahami sesuai karakteristik siswa.

Suasana belajar pun dibuat nyaman dan menyenangkan. Serta mendorong perkembangan potensi setiap anak dengan dukungan guru yang berpengalaman, sabar, dan telaten.

Selain pembelajaran akademik, sekolah juga menyediakan berbagai program keterampilan dan ekstrakurikuler. Seperti membatik, sablon, tata boga, kecantikan, olahraga, dan kepramukaan. “Kami ingin anak-anak percaya diri terhadap hasil karya mereka,” ungkap Mira.

Untuk memperluas pengalaman, sekolah juga menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan. Siswa diajak mengunjungi industri batik, keramik, perusahaan makanan, hingga unit usaha lokal.

Salah satunya, kerja sama dengan salah satu kedai kopi di Kota Probolinggo pada 2023–2024 sebagai sarana praktik kewirausahaan. Pengalaman tersebut kemudian dilanjutkan dengan pengelolaan kantin sekolah yang dijalankan secara bergantian oleh siswa. Di sana, mereka belajar melayani pelanggan, bekerja sama, serta bertanggung jawab.

“Tujuan kami adalah membentuk anak-anak yang mandiri dan siap memasuki dunia kerja. Alhamdulillah beberapa alumni sudah bekerja di pabrik rokok, sementara yang lain memilih berwirausaha sesuai keterampilan yang mereka pelajari di sekolah,” jelasnya.

Berbagai pembinaan tersebut juga menghasilkan prestasi membanggakan. SLB Sinar Harapan 3 meraih Juara Harapan 1 Membatik Tingkat Provinsi tahun 2021, Juara Harapan 1 Melukis Tingkat Provinsi tahun 2022, dan Juara Harapan 1 Lomba Membatik tahun 2023.

Pada 2024, sekolah meraih Juara 1 Tingkat Kota pada Lomba Kriya Kayu melalui karya nampan berbahan kayu. Sedangkan pada 2025, siswa kembali meraih Juara 1 Tingkat Kota dalam lomba membuat hantaran pernikahan serta Juara Harapan 1 Tingkat Provinsi pada pencak silat.

Mira menegaskan, seluruh capaian itu merupakan hasil kerja keras bersama. “Prestasi tidak datang secara instan. Dibutuhkan latihan, kesabaran, pendampingan, serta dukungan yang terus-menerus agar anak-anak mampu menunjukkan potensi terbaiknya,” tuturnya.

Untuk menjaga kualitas pendidikan, sekolah juga rutin melakukan evaluasi. Setiap pekan para guru mengikuti kelompok belajar untuk berdiskusi dan berbagi ide, sementara evaluasi menyeluruh dilakukan setiap semester agar seluruh program berjalan sesuai tujuan. (gus/hn/*)

Editor : Muhammad Fahmi
#slb sinar harapan 3 #Kota Probolinggo #anak berkebutuhan khusus