Jumlah Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Pasuruan Bertambah

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:14 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PASURUAN, Radar Bromo - Keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Pasuruan, kian diminati oleh masyarakat.

Memasuki tahun ajaran 2026/2027, jumlah siswa di lembaga pendidikan tersebut, dipastikan semakin gemuk setelah adanya tambahan 27 anak, yang resmi mendaftar dan dinyatakan lolos verifikasi. Para siswa baru ini mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan, Yudie Andhi, menuturkan mayoritas dari total tambahan siswa baru tersebut, berada di jenjang pendidikan menengah atas.

"Ada 27 anak yang berminat menjadi siswa SR tahun ajaran ini. Mayoritas didominasi dari jenjang SMA sebanyak 25 orang. Sementara sisanya berasal dari jenjang SD dan SMP, masing-masing sebanyak satu orang," ujar Yudie.

Sebelum dinyatakan diterima, pihak Dinsos Kota Pasuruan telah melakukan pengecekan dan verifikasi ketat di lapangan, guna memastikan kondisi para calon siswa.

Hasilnya, ke-27 anak tersebut dinyatakan memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan.

Yakni berasal dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam kategori desil satu dan desil dua, pada data kesejahteraan sosial.

Rencana penambahan ini, juga telah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.

Kementerian Sosial (Kemensos) merespons positif usulan tersebut, dengan memberikan kelonggaran berupa tambahan kuota hingga 30 orang.

Dengan adanya tambahan kuota ini, total daya tampung SRT 2 Pasuruan berpotensi menyentuh angka 300 siswa, jika kuota terpenuhi secara maksimal.

Saat ini, jumlah siswa aktif yang tercatat di SRT 2 sudah mencapai 270 orang.

"Kami menyampaikan adanya anak yang ingin menjadi siswa SRT 2 ke pusat, dan alhamdulillah Kemensos langsung memberikan kuota tambahan sebanyak 30 siswa," tambah Yudie.

Sebagai langkah lanjutan, Dinsos Kota Pasuruan akan menggelar rapat koordinasi sebelum nama-nama siswa baru tersebut ditetapkan secara resmi, melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Pasuruan pada pekan ini.

Mengingat, kuota tambahan dari Kemensos masih tersisa tiga kursi, pihak Dinsos menyatakan masih membuka kesempatan bagi masyarakat kurang mampu, yang ingin mendaftarkan anaknya.

"Tentu jika ada permintaan lagi yang masuk, kami akan melakukan verifikasi lapangan terlebih dahulu, untuk memastikan kelayakan mereka. Batas waktunya adalah pekan ini, sebelum SK penetapan Wali Kota resmi diterbitkan," beber Yudie. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
srt Sekolah Rakyat pasuruan siswa pelajar