PURWODADI, Radar Bromo - Kebakaran melanda sebuah kios yang digunakan sebagai warung kopi di pinggir Jalan Raya Malang–Pasuruan, tepatnya di depan Kebun Raya Purwodadi, Dusun Kandangsari, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jumat (11/9) malam.
Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 23.55. Saat kejadian, kios milik Nur Rokhim, 60, dalam kondisi kosong. Sebelumnya, penjaga kios telah menutup tempat usaha tersebut sekitar pukul 21.30.
Kapolsek Purwodadi AKP M Yusuf menjelaskan, api pertama kali diketahui oleh Romli, 28, yang sedang berjaga di toko Madura di sekitar lokasi.
Saat itu, Romli mendapat informasi dari seorang pengguna jalan, bahwa terdapat kios yang terbakar.
"Setelah mendapat informasi, saksi melihat kios di sebelah tokonya sudah terbakar. Api terlihat membakar bagian belakang kios," terang Yusuf.
Mengetahui kondisi tersebut, Romli langsung meminta bantuan warga sekitar.
Upaya pemadaman dilakukan, menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sekitar satu jam kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pasuruan tiba di lokasi.
Petugas kemudian melakukan pemadaman, sekaligus pembasahan untuk memastikan api tidak kembali menyala.
Namun, kobaran api telanjur menghanguskan bagian atap dan bangunan kios. Kondisi bangunan yang sebagian besar menggunakan material kayu, membuat api dengan cepat membakar bagian bangunan tersebut.
"Kios itu terdiri dari dua lantai. Untuk lantai duanya terbuat dari kayu, sehingga saat terbakar bangunan mengalami kerusakan cukup parah," jelasnya.
Dari hasil pendataan sementara, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta.
Kios tersebut sehari-hari digunakan sebagai warung kopi yang biasanya beroperasi hingga sekitar pukul 16.00.
Selain itu, sebagian tempat juga dimanfaatkan sebagai lokasi pijat tradisional, yang disewa oleh seorang perempuan bernama Suparmi.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi, untuk mengetahui awal mula munculnya api.
"Kami sudah mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi. Untuk penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan," tutupnya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin