Revitalisasi Terminal Wisata Pasuruan Terbentur Anggaran, Kini Direhab Bertahap

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 08:49 WIB

 

PERLU DIPERCANTIK: Jemaah wisata religi keluar dari terminal wisata Kota Pasuruan. Rencana revitalisasi terminal setempat, belum bisa terlaksana.
PERLU DIPERCANTIK: Jemaah wisata religi keluar dari terminal wisata Kota Pasuruan. Rencana revitalisasi terminal setempat, belum bisa terlaksana.

PASURUAN, Radar Bromo– Rencana revitalisasi Terminal Wisata Kota Pasuruan yang diusulkan sejak 2023 kembali tak terealisasi. Tiga kali masuk usulan APBD, rencana tersebut belum disetujui karena membutuhkan anggaran lebih dari Rp 4 miliar.

Sebagai gantinya, Pemkot Pasuruan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memilih memperbaiki terminal secara bertahap. Pembenahan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Sebelumnya, revitalisasi Terminal Wisata tidak hanya menyasar fasilitas umum. Kios-kios yang berada di dalam terminal juga direncanakan untuk ditingkatkan.

Hal itu dilakukan karena kondisi terminal saat ini memang membutuhkan pembenahan.

Plt Kepala Dishub Kota Pasuruan Hermanto mengatakan, revitalisasi secara menyeluruh belum dapat dilakukan karena kebutuhan anggarannya cukup besar. Karena itu, konsepnya dialihkan menjadi rehab bertahap.

"Revitalisasi dialihkan menjadi rehab secara bertahap. Kami mengusulkan dalam P-APBD 2026 dan APBD 2027 ini," katanya.

Menurut Hermanto, sebagian pembenahan akan diusulkan melalui P-APBD 2026. Salah satunya menambah jumlah toilet dari sebelumnya dua menjadi tiga buah.

Penambahan toilet tersebut diharapkan membuat jamaah lebih nyaman ketika hendak menggunakan kamar mandi. Selain itu, Dishub juga mengusulkan penggantian paving di terminal dengan paving tiga dimensi agar kawasan tersebut terlihat lebih baik.

Sementara itu, pembenahan lainnya akan diusulkan melalui APBD 2027. Di antaranya perbaikan aspal dan taman.

"Aspal dan taman akan diusulkan dalam APBD 2027. Terminal wisata ini ikon Kota Pasuruan. Tentu harus baik," jelas Hermanto. (riz/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
bertahap direhab pemkot pasuruan terminal wisata pasuruan