Ditinggal Salat di Musala, Motor Jemaah asal Karangketug Pasuruan Ini Malah Hilang Diembat Orang

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 17:17 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PASURUAN, Radar Bromo - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, kian meresahkan warga.

Kali ini, pelaku kejahatan memanfaatkan kelengahan korban yang sedang beribadah.

Menanggapi maraknya aksi curanmor tersebut, pihak kepolisian kini bergerak cepat memperdalam penyelidikan guna mengungkap jaringan pelaku.

Kasus terbaru menimpa Moch Wagianto, 39, warga Kradenan, Kelurahan Karangketug, Kota Pasuruan.

Sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi N 4191 VAT miliknya, raib digondol maling pada Rabu (2/9) malam.

Ironisnya, motor tersebut hilang di depan rumah, saat korban sedang menunaikan ibadah salat Isya berjamaah di musala yang terletak tepat di sebelah kediamannya.

"Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Kami terus menggali keterangan dari warga sekitar, untuk mendapatkan informasi sekecil apa pun mengenai pergerakan terduga pelaku," tegas Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi.

Selain memeriksa saksi, polisi juga memperluas radius pencarian kamera pengawas (CCTV).

Meski hasil penelusuran sementara di titik terdekat dengan tempat kejadian perkara (TKP) masih nihil, polisi tidak patah arang.

Langkah-langkah teknis penyelidikan terus dimaksimalkan, untuk melacak jejak digital pelarian pelaku.

Berdasarkan keterangan korban, sebelum berangkat ke musala, sepeda motornya dipastikan sudah dalam kondisi terkunci stang.

Pelaku diduga kuat merupakan spesialis curanmor yang lihai dan memanfaatkan momentum sepi, saat warga sedang beribadah. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
pasuruan motor pencurian maling curanmor