PASURUAN, Radar Bromo - Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kerap mangkal di sisi barat, pintu masuk Pasar Besar Kota Pasuruan mulai dilakukan.
Pemkot menargetkan, seluruh proses pemindahan rampung akhir pekan ini. Agar kawasan tersebut sepenuhnya steril dari aktivitas pedagang jalanan.
Kepala UPT Pasar pada Disperindag Kota Pasuruan, Agus Setyono, menjelaskan kebijakan ini menyasar sedikitnya 25 PKL.
Sebagai solusi, puluhan pedagang tersebut akan dipindahkan ke tempat baru yang lebih representatif, yakni di area kios porselen.
Proses penataan ini sebelumnya, telah diawali dengan pembongkaran lapak semipermanen milik pedagang pada bulan lalu.
"Relokasi PKL sudah mulai berjalan sejak pekan ini. Target kami, akhir pekan ini lokasi yang lama sudah bersih dan steril," tegas Agus.
Ia menambahkan, pihaknya telah berulang kali melakukan sosialisasi secara persuasif.
Pada dasarnya, pedagang menyetujui rencana pemindahan tersebut. Namun, mereka sempat meminta kompensasi waktu.
Agar relokasi baru dilaksanakan setelah momen perayaan Maulid Nabi selesai.
Meski mengedepankan komunikasi yang humanis, Pemkot Pasuruan tetap akan bersikap tegas demi menegakkan ketertiban umum.
"Seluruh PKL sudah menyanggupi. Namun, jika nanti di lapangan masih ada pedagang yang bandel, kami tidak segan untuk mengambil tindakan tegas dengan menggandeng Satpol PP," imbuhnya.
Langkah penataan ini, mendapat respons positif dari pihak pedagang sendiri. Wakil Ketua Paguyuban Pasar Besar Kota Pasuruan, Marzuki, menyatakan dukungannya terhadap program relokasi ini.
Menurutnya, penataan PKL sangat penting untuk mengubah citra Pasar Besar agar menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi para pengunjung.
"Pasar yang bersih, tentu membuat masyarakat lebih nyaman berbelanja. Dengan begitu, pasar akan semakin ramai dan sektor perekonomian daerah, sebagai ikon ekonomi kota bisa kembali terdongkrak," paparnya. (riz/one)
PENATAAN PASAR BESAR
· Target Steril: Akhir pekan ini (Pekan ini harus rampung)
· Lokasi Ditata: Sisi barat pintu masuk Pasar Besar
· Lokasi Baru: Area Kios Porselen
· Objek Relokasi: 25 Pedagang Kaki Lima (PKL)
· Eksekutor Ketertiban: Disperindag dan Satpol PP Kota Pasuruan
Poin Penting
· Lapak lama sudah dibongkar bulan lalu.
· Relokasi sempat ditunda demi menghormati momen Maulid Nabi.
· Pedagang membandel akan ditindak tegas Satpol PP.
· Tujuan: Pasar lebih bersih, nyaman, dan ramah pembeli.
Editor : Jawanto Arifin