REJOSO, Radar Bromo - Warga RT 01 RW 03 Dusun/Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, mendadak geger Kamis pagi (27/8).
Sebuah bangunan dapur berukuran 4×4 meter milik Maisaroh, hangus terbakar setelah ditinggal pergi mencuci pakaian.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil korban diperkirakan mencapai Rp 15 juta.
Seluruh isi dapur, termasuk peralatan rumah tangga, kompor, alat makan, hingga satu unit kulkas ludes menjadi arang. Kebakaran ini diduga kuat akibat korsleting arus pendek listrik.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Muhammad Junaidi, menjelaskan bahwa insiden tersebut, terjadi sekitar pukul 09.00.
Saat kejadian, rumah dalam kondisi sepi karena suami korban sedang bekerja dan anaknya berada di sekolah.
Sekitar pukul 08.30, Maisaroh pergi ke sumur bor yang terletak di sisi selatan rumahnya untuk mencuci pakaian.
Selang 30 menit kemudian, ia dikejutkan oleh teriakan tetangganya, Kholilah, yang memberi tahu bahwa dapur rumahnya sudah diamuk si jago merah.
"Mendapatkan informasi ini, Maisaroh lantas berlari pulang ke rumah dan meninggalkan cuciannya di dekat sumur bor," ujar Junaidi.
Sesampainya di lokasi, korban melihat asap tebal sudah mengepul dari celah bangunan.
Saat pintu dapur dibuka, api telah berkobar hebat dan melahap seluruh seisi ruangan.
Personel Polsek Rejoso bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar), segera tiba di lokasi sepuluh menit setelah menerima laporan warga.
Berkat penanganan yang cepat dan sigap, kobaran api berhasil dilokalisasi. Sehingga, tidak sampai merembet ke bangunan utama rumah atau permukiman sekitarnya.
"Diduga, penyebab kebakaran karena korsleting arus pendek. Percikan api muncul pada bagian instalasi kabel, lalu menyambar ruang dapur," bebernya. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin