Solidaritas Warga Tengger-Lembaga Sosial Mendukung Garda Terdepan Memadamkan Kebakaran Bromo lewat Pasokan Makanan

Mokhamad Zubaidillah • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:38 WIB
DAPUR DARURAT: Sejumlah lembaga sosial dibantu warga saat mendirikan dapur darurat untuk petugas dan relawan pemadam kebakaran Bromo di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/8). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
DAPUR DARURAT: Sejumlah lembaga sosial dibantu warga saat mendirikan dapur darurat untuk petugas dan relawan pemadam kebakaran Bromo di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/8). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

 

TOSARI, Radar Bromo- Perjuangan menaklukkan si jago merah di kawasan Penanjakan Bromo, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan memantik solidaritas warga.

Warga Suku Tengger bersama lembaga sosial menyokong penuh tim gabungan yang berjibaku memadamkan kebakaran lahan, Rabu (12/8).

​Aksi nyata ditunjukkan Yandi, 30, warga Wonokitri, Kecamatan Tosari. Ia membagikan pasokan makanan langsung kepada relawan di lokasi.

​"Ini bentuk dukungan kami. Semoga relawan diberi kekuatan dan api cepat padam agar wisata Bromo kembali pulih," ujar Yandi yang juga seorang pedagang di area wisata Bukit Kingkong.

Aksi solidaritas serupa juga dilakukan oleh Endang, 33, pedagang yang juga berlokasi di area Bukit Kingkong Bromo.

Ia mengaku sejak penutupan wisata Bromo seminggu lalu ia libur berjualan.

Baca Juga: Update Kebakaran Bromo hingga Rabu 12 Agustus Malam: 921 Hektare Lahan Terdampak  

Kebakaran yang merembet menuju wilayahnya itu membuatnya sedikit khawatir.

Oleh karenanya, malam ini ia berjaga-jaga di warung untuk mengantisipasi rambatan api yang tiba-tiba datang nantinya.

"Semoga apinya ngga sampai ke sini. Dan semoga tim pemadam diberikan kekuatan dan keselamatan dalam beraktivitas," ungkapnya saat ditemui di warungnya.

​Sinergi juga ditunjukkan lembaga sosial dari Baznas dan NU Peduli PCNU Kabupaten Pasuruan.

Dua lembaga kemanusiaan ini berkolaborasi dengan membuka Warung Gratis di wilayah jalur Bukit Kingkong.

Fasilitas ini menyediakan air minum, kopi, hingga makanan siap saji untuk membantu stamina relawan tetap terjaga.

Tim gabungan ini terdiri dari ratusan personel gabungan dari TNI Kodim 0819, Jajaran Polres Pasuruan, BNPB, BPBD Jatim dan BPBD Kabupaten maupun Kota Pasuruan.

​​Pemadaman berlangsung ekstra berat. Medan yang terjal dan curam memaksa petugas naik-turun tebing melakukan aksi manual menggunakan selang unit mobil famkar dan gepyok.

​Hingga Rabu sore ini, hembusan angin membuat api merembet dari kawasan Bukit Kingkong (Bukit Kedaluh) ke arah Penanjakan.

Penyisiran dan penyekatan titik api terus diperketat agar kawasan wisata Bromo segera pulih dan aman dikunjungi. (ube/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
pasuruan solidaritas kebakaran bromo wonokitri tosari