Duh... Taman di Sekitar Jalan Pahlawan Kota Pasuruan Jadi Tempat Tidur Pemuda Mabuk

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 18:18 WIB
TERKAPAR: Salah seorang pemuda diduga dalam kondisi mabuk ditemukan masih tertidur pulas di area taman pertigaan Slagah, Jalan Pahlawan, Kota Pasuruan, Minggu (10/8) pagi. Maraknya penyalahgunaan ruang publik menjadi tempat mabuk-mabukan dan kasur dadakan ini, kian meresahkan warga sekitar. (Satpol PP Kota Pasuruan for Radar Bromo)
TERKAPAR: Salah seorang pemuda diduga dalam kondisi mabuk ditemukan masih tertidur pulas di area taman pertigaan Slagah, Jalan Pahlawan, Kota Pasuruan, Minggu (10/8) pagi. Maraknya penyalahgunaan ruang publik menjadi tempat mabuk-mabukan dan kasur dadakan ini, kian meresahkan warga sekitar. (Satpol PP Kota Pasuruan for Radar Bromo)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Ruang publik di Kota Pasuruan, kian rentan disalahgunakan.

Fenomena taman kota, yang dijadikan tempat berkumpul kalangan pemuda untuk mabuk-mabukan kian meresahkan warga.

Puncaknya, sekelompok pemuda yang teller, ditemukan tidur di area taman sekitar Jalan Pahlawan, tepatnya di pertigaan Slagah, Minggu (10/8) dini hari.

Keberadaan sejumlah pemuda yang menjadikan fasilitas hijau sebagai tempat mabuk dan kasur dadakan ini, langsung memicu keluhan masyarakat.

Karena dinilai merusak pemandangan serta mengganggu ketertiban umum pada jam istirahat warga.

Mendapat laporan sekitar pukul 02.00, petugas Satpol PP Kota Pasuruan langsung bergerak ke lokasi.

Mengingat situasi dini hari, petugas mengambil tindakan persuasif, dengan membubarkan paksa dan menghalau kelompok pemuda tersebut, agar segera meninggalkan area taman.

"Petugas di lapangan, menghalau mereka agar langsung pulang ke rumah masing-masing. Tidak ada pemeriksaan lebih lanjut di mako," ujar Kabid Trantibum Satpol PP Kota Pasuruan, Dina Catur.

Kendati sudah dibubarkan sejak dini hari, dampak dari aktivitas mabuk-mabukan ini masih tersisa.

Hingga Minggu pagi, petugas terpaksa kembali ke lokasi, karena mendapati satu orang pemuda yang tertinggal dan masih tidur terkapar di sekitar taman.

Petugas kemudian menertibkan pemuda tersebut, demi memastikan kawasan Slagah kembali bersih.

Dina menegaskan, aktivitas pemuda yang kerap memanfaatkan taman untuk nongkrong liar hingga mabuk pada tengah malam, kini menjadi target operasi penertiban.

Patroli pada jam-jam rawan akan terus diperketat, agar ruang publik tidak disalahgunakan sebagai sarana rekreasi negatif.

"Kami mengimbau keras masyarakat, khususnya para pemuda, untuk tidak menggunakan fasilitas taman sebagai tempat berkumpul liar atau melakukan aktivitas yang mengganggu kenyamanan publik. Kami tidak akan segan membubarkan," tegas Dina. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
kota pasuruan satpol pp pemuda taman mabuk