GEMPOL, Radar Bromo - Pemasangan 10 unit brigade beton di sisi barat Bundaran Apollo, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, dinilai cukup efektif dalam memberantas praktik parkir liar truk.
Langkah antisipasif yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan sejak Jumat (31/7) lalu itu, kini berhasil mengubah kawasan yang awalnya rawan kemacetan menjadi steril dari kendaraan besar.
Sekretaris Desa Karangrejo, Akhmad Sodiq, mengungkapkan sterilisasi ini berdampak positif pada kelancaran arus lalu lintas.
Pasalnya, sebelum beton pembatas tersebut dipasang, sisi barat Bundaran Apollo selalu menjadi lokasi favorit dan langganan bagi para sopir truk, untuk memarkir kendaraannya secara sembarangan.
Sodiq menyebut, sejak adanya pembatas fisik tersebut, tidak ada lagi truk yang berani berhenti atau parkir di sana.
Melihat keberhasilan di sisi barat, Pemerintah Desa Karangrejo bersama warga setempat berharap, Dishub bersedia melakukan perluasan pemasangan.
Pihak pemdes mengusulkan agar brigade beton sejenis, juga dipasang di sisi utara dan timur Bundaran Apollo.
“Meski intensitasnya tidak sepadat di sisi barat, kedua titik tersebut juga kerap dijadikan tempat mangkal truk-truk liar secara berkala,” jelasnya.
Merespons usulan warga, Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, melalui staf teknisnya, Kristiadi, menegaskan penataan di sisi barat saat ini, sudah sangat maksimal dan nihil dari pelanggaran parkir.
Guna memastikan kawasan tersebut tetap tertib dan bebas hambatan, Dishub akan terus mengoptimalkan pengawasan jarak jauh secara berkala, melalui kamera pemantau (CCTV) serta menerjunkan personel untuk patroli rutin di lapangan.
Namun, terkait permintaan penambahan beton di sisi timur dan utara, pihak Dishub menyatakan belum akan merealisasikannya dalam waktu dekat.
Kristiadi menilai, kondisi lalu lintas di kedua titik tersebut, masih relatif aman dan terpantau jarang digunakan sebagai area parkir liar.
“Kendati demikian, kami akan terus mengevaluasi dinamika lalu lintas di seluruh area Bundaran Apollo secara berkala,” urainya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin