GRATI, Radar Bromo –Warga Kelurahan Grati Tunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu rumah tangga berinisial Khot, 56, di dapur rumahnya pada Senin (3/8) pagi.
Polsek Grati yang menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.30, langsung menerjunkan personel untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat petugas kepolisian tiba, jasad korban didapati sudah dipindahkan dari posisi semula oleh suami dan anak kandungnya.
Guna penanganan lebih lanjut, jajaran Polsek Grati yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Grati AKP H Prasetyo B segera berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Pasuruan Kota serta tenaga medis setempat.
Lurah Grati Tunon Hary Setyawan mengungkapkan, korban selama ini tinggal serumah bersama keluarganya.
Menurut keterangan awal pihak keluarga kepada perangkat desa, korban diduga kuat meninggal dunia akibat serangan penyakit yang dideritanya.
“Sehingga mereka sepakat untuk tidak memperpanjang pemeriksaan medis,” jelasnya.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi menjelaskan, pihak keluarga secara resmi menolak proses visum maupun otopsi terhadap jenazah korban.
Keputusan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani oleh suami korban, AL, 56 dan anak kandungnya, Has, 41, dengan disaksikan petugas.
Akibat penolakan otopsi ini, polisi tidak dapat memastikan penyebab utama kematian secara medis forensik.
Meskipun dugaan awal dari barang bukti sehelai kain batik yang diamankan, sempat mengarah pada tindakan mengakhiri hidup.
“Menghormati keputusan mutlak keluarga, jenazah korban langsung diserahkan untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat,” paparnya. (zen/one)
Editor : Muhammad Fahmi