Pikap Kopdes Hilang Kendali Tabrak PCX lalu Pagar Tembok Alfamart di Nguling Pasuruan, Warga Gending Luka Berat

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 17:55 WIB

 

TABRAK PAGAR: Pikap Scorpio Mahindra 4x4 Nopol B 9315 XUY yang bertuliskan Kopdes Merah Putih berhenti setelah menabrak pagar tembok milik Alfamart di Nguling. (Istimewa)
TABRAK PAGAR: Pikap Scorpio Mahindra 4x4 Nopol B 9315 XUY yang bertuliskan Kopdes Merah Putih berhenti setelah menabrak pagar tembok milik Alfamart di Nguling. (Istimewa)

NGULING, Radar BromoSebuah mobil pikap Scorpio Mahindra 4x4 bernopol B 9315 XUY yang bertuliskan Kopdes Merah Putih terlibat tabrakan dengan sebuah motor di jalan raya Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

Kecelakaan yang terjadi Senin (3/8) pagi itu membuat pengendara motor alami luka berat dan harus menjalani perawatan di RSUD Grati. Motor yang ditabrak yaitu Honda PCX Nopol N 2879 RB juga rusak.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Kecelakaan terjadi pukul 10.00.

Saat itu pikap yang dikemudikan Mohamad Koirul, 48, warga Jalan Kalibaru Barat, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, melaju dari barat ke timur.

Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan pikap diduga keluar jalur hingga masuk ke lajur berlawanan.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju motor Honda PCX yang dikendarai Muh. Rovidi, 29, warga Dusun Kertah, Desa Sebaung, Gending, Kabupaten Probolinggo. Tabrakan depan tak dapat dihindari.

Baca Juga: 33.785 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Resmi Lulus, Siap Bertugas ke Seluruh Indonesia

Tak hanya menabrak motor. Pikap terus melaju hingga akhirnya berhenti setelah menabrak tembok milik Alfamart.

Pengendara Honda PCX mengalami luka robek pada dahi, putus ibu jari tangan kanan, lecet pada kaki kanan, serta nyeri pada kaki kanan.

Baca Juga: Delapan Koperasi Desa Merah Putih di Probolinggo Ini Sudah Dapat Truk, Diserahkan Langsung oleh Dandim 0820

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Grati. Sementara sopir pikap tidak mengalami luka.

Akibat benturan tersebut, bodi depan pikap ringsek dan bemper depan tergores dengan taksiran kerugian material sekitar Rp 1 juta.

Sedangkan Honda PCX, bodi depannya pecah, setang bengkok, serta lampu depan pecah dengan taksiran kerugian sekitar Rp 500 ribu. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 1,5 juta.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Zulkifli Abdullah mengatakan, dugaan sementara kecelakaan dipicu pengemudi mobil yang kurang berkonsentrasi. Dia diduga mengantuk.

"Diduga pengemudi pikap kelelahan sehingga kurang konsentrasi. Lalu pikap mengarah ke kanan hingga keluar markah jalan dan bertabrakan dengan motor yang melaju dari arah berlawanan. Setelah itu pikap masih melaju dan berhenti setelah menabrak tembok Alfamart," ujarnya.

Hingga kini, menurutnya, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mengurus permohonan visum korban di RSUD Grati, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit serta PT Jasa Raharja Pasuruan. Juga berupaya mencari saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Seluruh barang bukti telah kami amankan dan proses penyelidikan masih berlangsung. Kami mengimbau para pengemudi agar tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk karena sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.

Sampai berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan penelusuran perihal kendaraan Kopdes merah putih. Belum diketahui pasti, kendaraan ini tercatat sebagai inventaris dari daerah mana. (zen/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
pikap kopdes pasuruan alfamart nguling pc ansor