Jatanras Polda Jatim Bekuk Pembunuh Nenek Nurami, Terduga Pelakunya Ditangkap di Semarang

Rizal Syatori • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 05:34 WIB
BIKIN GEMPAR: Petugas saat mengevakuasi jenazah Nurami yang ditemukan tewas pada Rabu (15/7) lalu. Nurami menjadi korban pembunuhan, namun pelakunya sudah berhasil dibekuk polisi. (Foto: dok Jawa Pos Radar Bromo)
BIKIN GEMPAR: Petugas saat mengevakuasi jenazah Nurami yang ditemukan tewas pada Rabu (15/7) lalu. Nurami menjadi korban pembunuhan, namun pelakunya sudah berhasil dibekuk polisi. (Foto: dok Jawa Pos Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Dua pekan lamanya kepolisian menyelidiki kasus tewasnya

Nurami. Nenek 79 asal Dusun Talang RT 03 RW 02, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan dibunuh Rabu lalu (15/7).

Kasus pembunuhan ini berhasil diungkap polisi dan tim Jatanras Polda Jatim telah membekuk pelakunya.

Informasi tersebut disampaikan langsung Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno. "Untuk pelakunya sudah tertangkap, satu orang. Diamankan Tim Jatanras Polda Jatim, posisinya saat ini diamankan dan berada di Polda Jatim," kata Joko saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo Jumat (31/7) via telepon.

Jawa Pos Radar Bromo juga konfirmasi ke Kasubdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim AKBP. Arbaridi Jumhur, Jumat pagi (31/7) via telepon.

"Satu pelakunya pembunuhan nenek asal Winongan, Kabupaten Pasuruan, sudah kami amankan. Penangkapannya di Semarang, Jawa Tengah," tuturnya kemarin.

Untuk identitas pelakunya, kemudian motif pembunuhannya dilakukan pelaku terhadap korban, Jumhur sapaan akrabnya, belum menyebutkan secara gamblang.

"Terduga pelakunya berasal dari Pasuruan, mohon waktu saat ini masih kami kembangkan. Belum bisa menyampaikan info dan keterangan lebih," jelasnya

Seperti diberitakan sebelumnya, Suasana Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan mendadak gempar, Rabu (15/7).

Ini setelah Nurami ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya dengan kondisi wajah berlumuran darah. Peristiwa itu juga memunculkan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan lantaran perhiasan emas yang biasa dikenakan korban dilaporkan hilang.

Nenek Nurami selama ini dikenal sebagai dukun pijat bayi di kampung halamannya. Jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.45 oleh cucunya, Siti Khoiriyah 31. Saat itu, Khoiriyah datang ke rumah sang nenek dengan maksud meminjam jarum.

Namun Khoiriyah mendapati neneknya sudah tergeletak tidak bernyawa dengan luka di bagian wajah yang mengeluarkan darah. (zal/fun)

Editor : Abdul Wahid
pembunuhan pasuruan winongan perampokan