PASURUAN, Radar Bromo -Kawasan wisata religi di Kota Pasuruan ramai diserbu jemaah dari luar kota, Kamis (23/7). Mereka mendatangi makam Kiai Hamid Pasuruan sebelum mengikuti kegiatan keagamaan lainnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, ratusan jemaah itu memadati kawasan alun-alun kota, Payung Madinah, dan Masjid Agung Al Anwar.
Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mulai Probolinggo, Lumajang, Jember, hingga Bondowoso.
Rini, salah satu wisatawan asal Lumajang, mengaku berangkat bersama rombongan satu bus untuk menghadiri pengajian akbar di Madiun. Namun rombongan sengaja mampir ziarah ke Makam Kiai Hamid sembari salat di Masjid Agung Al Anwar.
"Rencananya, dari sini kami akan mengunjungi makam Sunan Ampel di Surabaya. Baru dilanjutkan ke Madiun," katanya saat ditemui di Payung Madinah.
Wisatawan lainnya, Riani asal Kabupaten Probolinggo menyampaikan hal serupa. Bedanya, rombongan Riani akan melanjutkan ziarah ke makam Presiden ke-4 Abdurrahman Wahis atau Gus Dur di Jombang. Baru kemudian berangkat ke Madiun menghadiri pengajian Akbar.
"Kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahun. Kami selalu menyempatkan ziarah ke makam Kiai Hamid sebelum melanjutkan perjalanan," jelas Riani.
Baca Juga: Jaga Estetika Ikon Kota, Pemkot Pasuruan Siapkan Dana Segini untuk Pemeliharaan Payung Madinah
Kabid Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Kisman Harianto menyebut, rencananya ada 126 bus yang datang ke Kota Pasuruan untuk ziarah ke makam Kiai Hamid. Saat ini sebagian sudah datang. Sisanya belum diketahui akan datang kapan.
"Memang ini rutin tiap tahun. Selalu ramai didatangi peziarah. Mereka mampir sebelum melanjutkan agenda kegiatan," jelas Kisman. (riz/hn)
Editor : Muhammad Fahmi