PASURUAN, Radar Bromo-Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Pasuruan siap difungsikan. Kementerian sosial menyebut masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di SR permanen itu bakal dilaksanakan 31 Juli mendatang.
Hal ini terungkap dalam kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf kemarin (17/7) ke SRT 2 Pasuruan di Kelurahan Wironini, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
Gus Ipul–panggilannya–datang sekitar pukul 09.00. Dia didampingi Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan Wakil Wali Kota Mokhammad Nawawi.
Dalam kunjungannya itu, Gus Ipul sempat mengecek bangunan SRT 2 Pasuruan. Mulai asrama, ruang kelas, hingga ruang kantin. Ia bahkan sempat melihat tata cara siswa SR saat hendak menyantap makan siang.
Gus Ipul menyebut, bangunan SR permanen itu hampir rampung dan siap difungsikan. Ia optimistis, sebelum kontrak berakhir pada 30 Juli, SR telah rampung 100 persen.
Sebab, saat ini capaiannya sudah di atas 92 persen. Tinggal menyelesaikan tahap akhir atau finishing.
Baca Juga: Dewan Desak Pemkot Probolinggo Jemput Bola soal Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
Menurut Gus Ipul, sejauh ini baru 19 SR di seluruh Indonesia yang menggelar MPLS. Tiga SR di antaranya yaitu di Jatim.
Penyebabnya, karena beberapa sekolah masih dalam tahap pembangunan fisik. Sehingga tidak memungkinkan MPLS digelar bersamaan pada 14 Juli lalu.
SRT 2 Pasuruan termasuk yang belum menggelar MPLS. Rencananya MPLS di SRT 2 Pasuruan akan dimulai pada 31 Juli. Bersamaan dengan 60 lembaga SR lainnya di Indonesia.
"MPLS atau tahun ajaran baru di SR Kota Pasuruan akan dilaksanakan 31 Juli. Karena memang menunggu pembangunannya rampung," jelasnya.
Ia menjelaskan, SR beda dengan sekolah reguler. Untuk sekolah di SR tidak ada tes. Perekrutan siswa baru dilakukan melalui penjaringan bagi siswa yang termasuk dalam ekonomi tidak mampu. Mereka tidak dipungut biaya apa pun. Selama bersekolah, seluruh kebutuhan siswa ditanggung oleh negara.
"Ini program Pak Presiden yang menginginkan tidak ada anak tidak mampu sampai putus sekolah. Harapannya tahun depan bisa tambah 100 SR," sebut Gus Ipul. (riz/hn)
Editor : Muhammad Fahmi