Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Capai 87 Persen, Wali Kota Pasuruan Optimistis Rampung Tepat Waktu

Fahrizal Firmani • Sabtu, 4 Juli 2026 | 11:24 WIB

 

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo meninjau SR permanen Kota Pasuruan. Wali Kota optimistis bangunan itu bisa difungsikan saat tahun ajaran baru 2026-2027 dimulai.
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo meninjau SR permanen Kota Pasuruan. Wali Kota optimistis bangunan itu bisa difungsikan saat tahun ajaran baru 2026-2027 dimulai.

 

PASURUAN, Radar Bromo- Pemerintah pusat terus ngebut menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Kota Pasuruan di Kelurahan Wironini, Purworejo.

Saat ini, realisasi fisiknya telah mencapai 87 persen. Wali Kota Pasuruan optimistis bangunan SR bisa digunakan tepat waktu.

Hal ini terungkap saat Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo meninjau lokasi SR permanen itu kemarin (3/7). Ia datang besama Wakil Wali Kota Pasuruan Mohammad Nawawi dan Sekda Kota Pasuruan Lucky Danardono.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal.

Sehingga bangunan SR permanen dapat beroperasi sesuai jadwal. Ini sebagai bentuk komitmen Pemkot dalam menyukseskan program strategis nasional (PSN) itu.

Mas Adi–sapaannya–menjelaskan, saat ini berbagai tahapan telah dilakukan. Termasuk proses rekrutmen calon peserta didik.

Mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA yang telah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan. Pihaknya juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan.

"Proses sudah berjalan, termasuk rekrutmen siswa. Kami juga meninjau fasilitas yang akan digunakan. Bangunannya sudah cukup baik dengan luas lahan mencapai 7,3 hektare," katanya.

Menurutnya, progres pembangunan Sekolah Rakyat hingga saat ini mencapai 87 persen. Sementara masa kontrak pembangunan berlangsung hingga 30 Juli.

Pihaknya optimistis seluruh fasilitas dapat digunakan saat kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai pertengahan Juli.

"Prinsipnya, progres sampai hari ini sudah mencapai 87 persen. Harapannya saat sekolah mulai beroperasi untuk tahun ajaran baru 2026-2027, seluruh fasilitas sudah siap," jelas Mas Adi.

SR permanen ini memiliki 22 bangunan. Mulai dari asrama putra dan asrama putri bagi jenjang SD, SMP, dan SMA. Ada pula kantin, areal parkir kendaraan, musala, lapangan upacara, gedung serbaguna, kolam, dapur, hingga pos jaga. Juga ada asrama guru, lapangan basket, hingga lapangan sepak bola.

Ada tiga jenjang sekolah yang dibangun di lahan seluas 7,3 hektare itu. Meliputi jenjang SD, SMP, dan SMA. Tahun ini ada 206 siswa yang terjaring. Rinciannya 29 siswa untuk jenjang SD, 87 siswa di jenjang SMP, dan 90 siswa untuk jenjang SMA.

Proyek senilai Rp 1,2 triliun yang dibiayai oleh APBN itu, digarap oleh PT Nindya Karya. Anggaran ini digunakan untuk membangun SR di lima daerah. Yakni, Kota dan Kabupaten Kediri, Kota dan Kabupaten Pasuruan, serta kota Malang. Pembangunan sudah dimulai Februari lalu. (riz/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#Sekolah Rakyat #pasuruan #Adi Wibowo #wali kota pasuruan