Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mengenal dr Ramadi Satryo Wicaksono, Mantan Pembalap yang Kini Jadi “Malaikat Pelindung” Pasien Gagal Ginjal

Iwan Andrik • Selasa, 30 Juni 2026 | 12:25 WIB
SEPENUH HATI: Dokter Ramadi mendedikasikan hidupnya untuk menangani pasien ginjal. Terutama di RSUD Bangil, tempatnya bernaung. (Dokter Ramadi for Radar Bromo)
SEPENUH HATI: Dokter Ramadi mendedikasikan hidupnya untuk menangani pasien ginjal. Terutama di RSUD Bangil, tempatnya bernaung. (Dokter Ramadi for Radar Bromo)

BAGI dr. Ramadi Satryo Wicaksono, Sp.PD, kepuasan tertinggi tidak lagi ditemukan saat kakinya menginjak pedal gas terdalam di sirkuit legendaris Fiorano, Italia.

Mantan pembalap nasional ini, telah mengganti baju balapnya dengan jas putih kedokteran.

Jiwa pemburu adrenalin yang dulu membakarnya di lintasan balap, kini ia salurkan ke dalam misi yang jauh lebih ekstrem: menyelamatkan nyawa pasien gagal ginjal, yang kian hari kian didominasi usia muda.

Dokter Ramadi-sapaannya-sempat berminat untuk menjadi pilot. Namun, ia akhirnya lebih jatuh hati, untuk menjadi dokter.

Tujuannya tak lain, agar dirinya bisa lebih memberi manfaat bagi banyak orang.

HARMONIS: Dikenal sebagai “pahlawan” di rumah sakit, Dokter Ramadi merupakan sosok yang hangat bagi keluarga. Hal itu ditunjukkan dengan keharmonisan rumah tangganya. (Dokter Ramadi for Radar Bromo)

HARMONIS: Dikenal sebagai “pahlawan” di rumah sakit, Dokter Ramadi merupakan sosok yang hangat bagi keluarga. Hal itu ditunjukkan dengan keharmonisan rumah tangganya. (Dokter Ramadi for Radar Bromo)

SUKA TANTANGAN: Sosok Dokter Ramadi memang suka dengan aktivitas yang memacu adrenalin. Bahkan sebelum menjadi dokter, ia merupakan seorang pembalap. (Dokter Ramadi for Radar Bromo)
SUKA TANTANGAN: Sosok Dokter Ramadi memang suka dengan aktivitas yang memacu adrenalin. Bahkan sebelum menjadi dokter, ia merupakan seorang pembalap. (Dokter Ramadi for Radar Bromo)

Sebelum menjadi “penyelamat” bagi banyak nyawa, Dokter Ramadi dulunya merupakan seorang pembalap.

Bahkan, saat duduk di bangku kuliah, namanya tercatat sebagai pembalap nasional dalam ajang Marlboro Red Racing 2009.

Puncaknya, ia berhasil menembus sirkuit Fiorano di Italia, yang tak lain merupakan markas legendaris tim Formula 1 Ferrari.

Tidak hanya menaklukkan aspal, Dokter Ramadi juga menguasai kedalaman laut sebagai seorang penyelam bersertifikat (Open Water Diver).

Namun, seiring berjalannya waktu, ia menyadari bahwa dunia balap bukanlah pelabuhan terakhirnya.

Ia memutuskan "turun" fokus ke dunia kedokteran. Menariknya, ia tidak kehilangan jiwa pemburu adrenalinnya.

Tantangan ekstrem itu justru ia temukan kembali di bidang penyakit dalam, khususnya spesialisasi ginjal dan dialisis (cuci darah).

"Dulu, penyakit gagal ginjal sangat identik dengan usia tua. Namun sekarang, trennya bergeser drastis ke usia muda," ungkap Dokter Ramadi.

Fakta di lapangan sangat mencengangkan. Ia kerap menangani lebih dari lima kasus pasien gagal ginjal kronis di usia 25 tahun, bahkan lebih dari tiga kasus menyerang remaja usia 17 tahun.

Melihat kenyataan pahit tersebut, Dokter Ramadi tergerak, untuk menciptakan solusi nyata.

Keresahannya memuncak, saat melihat pasien gagal ginjal sering mengalami kondisi kritis, akibat konsumsi cairan yang tidak terkontrol.

Selama ini, pasien hanya mencatat asupan cairan secara manual di kertas atau sekadar diingat-ingat, sehingga berisiko tinggi lupa atau hilang.

Berbekal tekad kuat, Dokter Ramadi belajar pemrograman secara otodidak. Selama enam bulan penuh, ia rela begadang demi merancang sebuah aplikasi digital yang diberi nama Koran HD (Kontrol Cairan Pasien Hemodialisis).

Dikonsep sejak awal 2023, aplikasi ini resmi diperkenalkan ke publik pada pertengahan tahun, dan sukses mengantongi Hak Paten pada akhir 2023.

Atas inovasi brilian ini pula, ia berhasil meraih beasiswa fellowship dialisis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Aplikasi Koran HD hadir sebagai jembatan penyelamat. Pasien kini bisa mengontrol asupan cairan harian secara real-time lewat ponsel.

Jarak antara dokter dan pasien pun dipangkas, melalui menu chat khusus. Yang paling vital, aplikasi ini dilengkapi dengan fitur Emergency.

"Jika pasien di rumah mengalami kondisi gawat seperti sesak napas berat, mereka tinggal menekan tombol ini, dan ambulans rumah sakit akan langsung meluncur ke lokasi," jelasnya.

Kini, inovasi digital yang sukses diterapkan di RSUD Bangil ini mulai dilirik oleh berbagai rumah sakit lain.

Tak berhenti sampai di situ, Dokter Ramadi terus melahirkan terobosan baru. Ia sukses mengembangkan layanan CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis) atau cuci darah mandiri di rumah untuk wilayah Pasuruan dan Probolinggo.

Bahkan, ia tengah mematangkan program persiapan operasi Cangkok Ginjal di RSUD Bangil, yang pengerjaannya berkolaborasi dengan RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Saat ini, Dokter Ramadi tengah sibuk menyusun program Koran Dialisis. Inovasi ini, merupakan pengembangan dari Koran HD, yang dirancang untuk mengontrol seluruh tipe pasien gagal ginjal tanpa terkecuali.

Bagi Dokter Ramadi, kepuasan tertinggi bukanlah lagi saat menginjak pedal gas di sirkuit Ferrari.

Melainkan saat melihat pasien yang datang dengan kondisi sesak napas berat, berhasil diselamatkan dan kembali tersenyum. (one/*)

 

PROFIL

·                    Nama: dr.Ramadi Satryo Wicaksono,Sp.PD

·                    TTL: Surabaya, 8 September 1986

·                    Alamat: Kel Pagak, Kec.Beji, Kab.Pasuruan, Jawa Timur

·                    Agama: Islam

·                    Status: Menikah

·                    Istri: Puspita Sari Ritonga

·                    Anak 1: Felicia

·                    Anak 2: Fathan

·                    Anak 3: Bima

·                    Jabatan: Dokter Spesialis Penyakit Dalam Ahli Ginjal dan Dialisis, RSUD Bangil Kab Pasuruan, JawaTimur

 

RIWAYAT PENDIDIKAN

·                    SDN Kiduldalem 01 Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia

·                    SMP Negeri 2 Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia

·                    SMAK Santa Maria Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

·                    Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Indonesia

·                    Program Profesi Dokter Umum, Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma / RSUD Sidoarjo

·                    Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang (Lulus 2022)

·                    Fellowship Penyakit Ginjal dan Dialisis – Kemenkes – RSUD dr Saiful Anwar Malang (2024)

 

KURSUS, PELATIHAN, DAN LOKAKARYA

·                    Sertifikat Pelatihan USG Ginjal dan Vaskular Puski 2022

·                    Sertifikasi Partisipan Konas Pernefri 2023 “Exploration of Innovations and Synergies for Better care in Nephrology and Hypertension”

·                    Sertifikasi Partisipan Workshop PIT PAPDI Malang 2023 “Difficult of Hypertension, How to Manage?”

·                    Serifikasi Partisipan Simposium “Clicinal approach in cardiovascular, renal and metabolic management”

·                    Sertifikasi Partisipan CardioRenal Metabollic Summit 2023 “Stepping into the future – a new age of innovation in cardiorenal metabolic approach

·                    Sertifikasi Partisipan simposium “Benefits and longterm outcome of ketoanalogues and protein diet in CKD”

·                    Sertifikasi Workshop “Peritoneal Dialysis Catheter Insertion”

·                    Sertifikasi Workshop” Hemodialysis Focusing on Fluid Balance”

·                    Sertifikasi Workshop “Manegement of Hemodialyis Vascular Akses”

·                    Certified Mastery Of Stem Cells

·                    Certified Stem Cells Technology

 

PRESTASI DAN PUBLIKASI

·                    Publikasi – Nitride Oxide Synthase 3 and klotho gene polymorphism in the pathogenesis of Chronic Kidney Disease and age related cognitive impairment: a systematic review and metaanalysis (jurnal F1000)

·                    Publikasi – Observational Study of the effect on frequency of reuse dialyzer use on hemodialysis adequacy (Indonesia Journal of Kidney & Hypertension)

·                    Prestasi – Peserta Presentasi Oral Penelitian Konas PIT Pernefri 2023

·                    Prestasi – Aplikasi Koran HD – Inovasi Pelayanan Publik RSUD Bangil 2024’

·                    Prestasi – Pemegang Hak Cipta Aplikasi KoranHD dan yang serupa 2024 (Kemenkumham 2024)

·                    Prestasi – Aplikasi Koran HD – INOPAMAS 2024

·                    Publikasi – The Global Prevalence and potential determiannts of resistant hypertension: a meta analysis (on progress Journal Clinical epidemiology and global health)

·                    Publikasi – Worldwide prevalence and contributing factors of transplant renal artery stenosis in renal transplant recipients: Asystematic review and meta analysis ( Journal Narra J)

 

PRESTASI DAN PUBLIKASI

·                    Prestasi – Juara 3 Oral Presentation Penelitian – PIT PERNEFRI 2025

·                    Prestasi – Peserta Lomba Poster Penelitian JNHC 2026

·                    Publikasi – Novel Biomarker in kidney disease: Advance In Early diagnosis and prognostic assessment (Hellenic Medicine – Yunani)

·                    Publikasi – Case Report (Ukraine journal of nephrology and dialysis)

 

PENGALAMAN ORGANISASI & KEPENGURUSAN

·                    Kepala Divisi Pengabdian Masyarakat Pimpinan Pusat Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama

·                    Kepala Instalasi Rawat Jalan Eksekutif RSUD Bangil

·                    Pengurus Wilayah – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama

 

RENCANA KE DEPAN

·                    Melaksanakan Program JAGI PASURUAN (JAGA GINJAL PASURUAN) – Program screening Kesehatan ginjal di sekolah2 utk mencegah penyakit ginjal

·                    Mengikuti Pendidikan Sp2 / Konsultan Ginjal & Hipertensi

Editor : Jawanto Arifin
#dialysis #rsud bangil #ginjal #dokter #pembalap