Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Empat Dapur MBG di Kota Pasuruan Masih Disuspend Lantaran Belum Lolos Standar Badan Gizi Nasional

Fahrizal Firmani • Minggu, 21 Juni 2026 | 09:59 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PASURUAN, Radar Bromo - Sebanyak empat dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Pasuruan, hingga kini masih ditangguhkan (suspend) operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Sanksi ini tetap berjalan, lantaran keempat dapur penyedia program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tersebut, masih terkendala masalah tata kelola Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makanan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Jawa Timur, Zainul Fitri, mengungkapkan dari total enam dapur SPPG yang sempat dihentikan massal pada Mei lalu, baru dua dapur yang status penangguhannya resmi dicabut.

Kedua dapur yang sudah diperbolehkan beroperasi kembali melayani program MBG, adalah SPPG Bukir 2 dan SPPG Purworejo.

"Sementara dua dapur sudah kembali aktif, empat SPPG lainnya masih harus menghentikan operasionalnya sementara waktu, karena terganjal sistem pembuangan limbah," ujarnya.

Ia menambahkan, sengkarut masalah IPAL ini, dipicu oleh ketergesaan pihak investor saat awal proses pembangunan fisik dapur.

Demi mengejar target penyelesaian bangunan utama agar bisa segera beroperasi, pengerjaan fasilitas saluran pembuangan air limbah, justru dikesampingkan dan baru digarap belakangan.

Alhasil, infrastruktur pengolahan limbah yang terbangun, dinilai tidak memenuhi standar kelayakan teknik.

Hal inilah yang membuat tata kelola pembuangan limbah di empat titik tersebut, dinyatakan tidak sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) ketat yang ditetapkan oleh BGN.

Berdasarkan data yang dihimpun, keempat dapur yang masih terkena sanksi suspend tersebut, meliputi SPPG Kebonagung, SPPG Purutrejo, SPPG Purutrejo 2, dan SPPG Purutrejo 3.

Menyikapi sanksi tersebut, Koordinator SPPG Wilayah Kota Pasuruan, Muhammad Subhan, memastikan pihak yayasan bersama mitra kerja BGN, tidak tinggal diam.

Saat ini, proses renovasi dan pembenahan saluran pembuangan air limbah, tengah dikebut di lapangan sesuai dengan poin-poin rekomendasi evaluasi dari pusat.

"Para mitra terdampak, sedang fokus melakukan perbaikan infrastruktur pembuangan air limbah secara menyeluruh. Jika seluruh perbaikan nanti selesai digarap dan dinilai sudah memenuhi standar juknis oleh BGN, maka keempat SPPG tersebut dipastikan bisa langsung beroperasi kembali," papar dia. (riz/one)

 

Update Dapur Gizi Kota Pasuruan

·                    Kondisi: Dari 6 dapur (SPPG) yang ditutup sejak Mei, baru 2 yang buka kembali, sementara 4 lainnya masih diskors.

 

Status Dapur Sekarang

·                    AKTIF LAGI: SPPG Bukir 2 dan SPPG Purworejo.

·                    MASIH TUTUP: SPPG Kebonagung, SPPG Purutrejo, SPPG Purutrejo 2, dan SPPG Purutrejo 3.

 

Alasan Utama

·                    Masalah Limbah: Saluran pembuangan air kotor (IPAL) tidak sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).

·                    Kejar Target: Dulu buru-buru membangun gedung utama, sehingga sistem pembuangan limbah terabaikan.

Editor : Jawanto Arifin
#suspend #kota pasuruan #Mbg #BGN #SPPG