PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Normalisasi Sungai Gembong di Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan masih terus berlangsung.
Hingga Selasa (9/6), petugas telah berhasil mengangkat empat bangkai kapal yang selama ini menjadi salah satu penyebab pendangkalan alur sungai.
Meski demikian, pekerjaan belum sepenuhnya rampung. Sedikitnya masih ada tiga bangkai kapal yang belum bisa dievakuasi karena menunggu dukungan peralatan untuk proses pengangkatan.
Kasi Pemeliharaan dan Rehabilitasi UPT PSDA Welang Pekalen, Windari Wahyu Ningsih, mengatakan, normalisasi hingga kini masih berjalan.
Fokus pekerjaan tidak hanya mengangkat bangkai kapal, tetapi juga membersihkan sedimen di sejumlah titik yang mengalami pendangkalan.
Berdasarkan pendataan terakhir, jumlah bangkai kapal yang menjadi sasaran evakuasi tidak sebanyak perkiraan awal.
Dari hasil verifikasi lapangan, total terdapat tujuh bangkai kapal yang masuk daftar penanganan. “Yang sudah diambil empat kapal. Yang belum masih tiga kapal,” kata Windari.
Normalisasi Sungai Gembong sendiri dilakukan sepanjang kurang lebih 400 meter. Selain mengangkat bangkai kapal yang menghambat alur, petugas juga melakukan pengerukan sedimen di tepi sungai guna memperlancar aktivitas perahu nelayan saat bersandar maupun menambatkan tali.
Pihaknya berharap sisa bangkai kapal dapat segera dievakuasi. Sehingga pekerjaan normalisasi bisa tuntas dan fungsi Sungai Gembong sebagai jalur aktivitas nelayan kembali optimal. (zen/fun)
Editor : Abdul Wahid