TUTUR, Radar Bromo –Bakar sampah berujung petaka. Gara-gara aktivitas bakar sampah, dapur rumah Susiani, warga Dusun Banyusari, Desa Blarang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan jadi arang.
Rumah perempuan 66 tahun tersebut, ludes terbakar.
Kejadian tak mengenakkan itu menimpa korban Selasa (2/6) sekitar pukul 15.00.
Kepala Desa Blarang Darwanto menjelaskan, insiden itu bermula saat korban menyalakan api untuk membakar tumpukan sampah di belakang rumah.
Ia kemudian meninggalkan sampah yang terbakar itu untuk masuk begitu saja ke dalam rumah, tanpa memastikan api sudah padam.
Nahas, embusan angin kencang seketika menerbangkan bara api dan menyambar dinding dapur, yang bermaterial bambu dan kayu.
Baca Juga: Tebing Longsor Imbas Diguyur Hujan, Jalan di Blarang Tutur Sempat Tertutup
Api dengan cepat membesar, menjalar ke dapur. Hingga meludeskan kamar mandi dan merusak sebagian atap rumah korban.
Kebakaran kian diperparah karena di dalam dapur terdapat barang-barang yang sangat sensitif terhadap api.
Selain tiga tabung gas elpiji 3 kilogram, juga ada bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.
"Seluruh bangunan dapur, baik yang kotor maupun bersih, ludes terbakar. Kamar mandi juga ikut habis," ungkap Darwanto.
Api baru berhasil dipadamkan 40 menit kemudian, berkat aksi gotong-royong warga sekitar yang bahu-membahu menyiramkan air secara manual.
Meski tidak ada korban jiwa, dampak materiil yang harus ditanggung korban sangat berat.
Kanitreskrim Polsek Nongkojajar Aiptu Akhdian Pramono menyebutkan, sejumlah barang berharga ikut hangus menjadi abu.
Termasuk uang tunai Rp 2 juta yang disimpan di dapur, satu unit ponsel, tiga tabung elpiji. Serta tiga buah drum plastik ukuran 30 liter. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi