Kebutuhan Hewan Kurban di Kota Pasuruan Kurang 103 Ekor, Incar Pedagang Luar Daerah

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Senin, 25 Mei 2026 | 09:17 WIB

Ilustrasi Idul Adha

Ilustrasi Idul Adha

PASURUAN, Radar Bromo - Kebutuhan hewan kurban di Kota Pasuruan untuk momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, cukup tinggi. Berdasarkan kebutuhan tahun kemarin mencapai 2.814 ekor. Paling banyak jenis kambing, mencapai 2.318 ekor. Sisanya jenis sapi dan domba.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan Muallif Arif mengatakan, kebutuhan hewan kurban di Kota Pasuuran mencapai 2.814 ekor. Terdiri atas sapi, domba, dan kambing. Namun ini tidak berbanding lurus dengan ketersediaan.

Secara kalkulasi, kebutuhan hewan kurban terdiri atas 2.381 ekor kambing, 418 ekor sapi, dan 15 ekor domba. Namun ketersediaan hewan kurban hanya 2.711 ekor. Jumlah ini menghitung hewan ternak kurban yang dimiliki peternak dan warga Kota Pasuruan.

“Ada selisih kekurangan 103 ekor kurban dengan ketersediaan. Kekurangan ini terjadi pada sapi dan kambing,” katanya.

Ayik–sapaan Muallif Arif–merinci, ketersediaan sapi sebanyak 173 ekor dan kambing 1.854 ekor. Sementara, ketersediaan domba ada 684 ekor. Kondisi ini membuat ternak sapi mengalami kekurangan sekitar 245 ekor.

Sedangkan, kambing kurang 527 ekor. Namun di sisi lain, ketersediaan domba lebih 669 ekor. Ayik menyebutkan, kekurangan ini dipenuhi dari penjual kambing dan sapi yang marak di Kota Pasuruan. Rata-rata mereka berasal dari luar daerah, seperti Lumajang.

“Memang ada kekurangan pada kebutuhan sapi dan kambing. Sementara domba melimpah. Namun dipenuhi oleh pedagang luar kota,” ujarnya. (riz/rud)

KEBUTUHAN HEWAN KURBAN

Kebutuhan (*

2.381 ekor kambing

418 ekor sapi

15 ekor domba

 

Ketersediaan

1.854 ekor kambing

173 ekor sapi

684 ekor domba

 

*) Berdasakan kebutuhan tahun 1446 Hijriah

Editor : Fahreza Nuraga
pasuruan sapi hewan kurban kambing idul adha