KRATON, Radar Bromo - Cuaca ekstrem memicu bencana di permukiman warga Kabupaten Pasuruan.
Sebuah rumah semipermanen milik seorang buruh tani di Dusun Ngemplak, Desa Kraton, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, roboh total setelah dihantam hujan deras dan angin kencang pada Selasa (19/5) malam.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa robohnya hunian milik Rohman, 41, itu terjadi sekitar pukul 20.30. Saat itu, kawasan Kecamatan Kraton tengah diguyur hujan dengan intensitas tinggi yang mendadak disertai hembusan angin kencang.
Struktur bangunan yang tak kuat menahan terpaan angin membuat rumah warga RT 02/RW 06 tersebut langsung ambruk ke tanah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi membenarkan adanya laporan musibah tersebut.
Pihaknya mengaku, langsung menerjunkan tim ke lapangan begitu menerima laporan dari pihak kecamatan untuk melakukan penanganan darurat.
“Tim kami sudah berada di lokasi, untuk melakukan penilaian dampak kerugian serta pendataan fisik bangunan yang rusak. Langkah ini penting sebagai dasar penyaluran bantuan kedaruratan maupun pemulihan pascabencana bagi korban,” terang Sugeng saat dikonfirmasi kemarin.
Berdasarkan data laporan kedaruratan, nilai kerugian akibat kerusakan total bangunan tersebut diestimasikan menyentuh angka Rp 80 juta.
Hingga Rabu (20/5) pagi, warga setempat bersama unsur terkait tampak mulai bergotong royong membersihkan puing-puing material bangunan yang berserakan di lokasi.
Sugeng juga mengingatkan, agar masyarakat di wilayah rawan bencana tetap meningkatkan kewaspadaan.
Mengingat, potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang sesaat, masih membayangi wilayah Pasuruan dalam beberapa hari ke depan. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin