PASURUAN, Radar Bromo-Momen libur panjang kenaikan Isa Almasih membawa berkah bagi pelaku usaha perhotelan. Tingkat hunian atau okupansi hotel di Pasuruan selama libur akhir pekan ini melonjak. Rata-rata keterisian hotel mencapai 80 persen.
Angka ini didorong oleh lonjakan mobilitas wisatawan. Terutama dari kota di jawa timur seperti Surabaya, Sidoarjo atau Gresik yang menghabiskan liburan di daerah wisata di Pasuruan. Daerah wisata gunung Bromo dan wisata unggulan di Tretes menjadi destinasi favorit.
Ketua Perhimpunan hotel dan restoran Indonesia (PHRI) Pasuruan, Fuji Subagyo menyebut long weekend yang terjadi mulai Kamis (14/5) sampai minggu (17/5), berimbas positif pada keterisian kamar hotel. Rata rata mencapai 60 sampai 80 persen.
"Momen long weekend membuat okupansi hotel positif. Tingkat keterisian hotel tinggi. Bisa mencapai 80 persen," katanya.
Kondisi ini jauh berbeda di saat hari normal. Di hari biasa, rata-rata hotel hanya terisi 40 persen. Kondisi ini didorong oleh minat masyarakat yang ingin menghabiskan libur panjang ini bersama dengan keluarga di spot spot wisata. Wisata bromo dan kawasan tretes menjadi pendorong.
Wisata Pasuruan menjadi alternatif bagi masyarakat jawa timur, selain wisata di wilayah Batu dan Malang.
Bagi yang tidak ingin terjebak macet, mereka memilih Pasuruan. Apalagi, wilayah Pasuruan juga menawarkan spot wisata yang menarik dan beragam.
"Wisatawan masih didominasi oleh Jawa Timur. Hanya sedikit dari luar jatim. Wisata di Pasuruan tidak kalah menarik dari lainnya," sebut Bagyo. (riz/fun)
Editor : Fandi Armanto