GONDANGWETAN, Radar Bromo–Malam itu (14/5), Susanto, 70, sedang cangkrukan di pos satpam perumahan di Dusun/Desa Karangsentul, Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Tak dinyana, rumahnya terbakar hingga ludes.
Api diketahui mulai membesar sekitar pukul 20.30. Heri Adi Susanto, seorang warga sekitar yang pertama kali melihat kobaran api muncul dari dalam rumah korban.
Mengetahui hal itu, saksi langsung berlari ke pos satpam yang jaraknya tidak jauh dari rumah korban. Dia lantas memberitahu korban bahwa rumahnya terbakar.
Korban bersama satpam perumahan, Khoirul Umam, langsung berlari ke lokasi untuk mengecek. Dan benar saja, api sudah membesar dan membakar sebagian rumah beserta isinya.
Warga sekitar pun langsung berupaya memadamkan api sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar) dan Polsek Keboncandi.
Anggota piket Polsek Keboncandi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan menghubungi petugas Damkar Kota dan Kabupaten Pasuruan.
Sekitar pukul 20.55, dua unit mobil damkar milik Pemkot Pasuruan dan satu unit mobil damkar milik Pemkab Pasuruan tiba di lokasi. Pemadaman langsung dilakukan dan sekitar pukul 21.31, api berhasil dipadamkan.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang berharga milik korban ikut terbakar. Di antaranya, televisi 60 inch merek Sharp beserta sound system, sofa, meja kursi, lemari, hingga sejumlah surat penting yang berada di dalam almari.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 25 juta.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengatakan, dugaan awal kebakaran dipicu korsleting listrik yang berada di ruang keluarga.
“Berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik di ruang keluarga. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang cangkrukan,” ujarnya.
Menurutnya, pemilik rumah menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. Sehingga tidak melapor ke polisi dan tidak akan menuntut pihak manapun atas insiden kebakaran tersebut. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi