PASURUAN, Radar Bromo - Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran.
Kondisi cuaca panas dan lahan yang mulai mengering dinilai rawan memicu munculnya titik api.
Personel Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pasuruan, Anang Sururin meminta masyarakat tidak sembarangan membakar sampah. Baik di area permukiman padat maupun lokasi yang minim penghuni.
“Sekarang sudah mulai masuk musim kemarau. Rumput dan lahan mulai mengering, sehingga masyarakat kami imbau tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan karena bisa memicu kebakaran,” katanya.
Selain itu, warga juga diminta memperhatikan instalasi dan penggunaan peralatan listrik di rumah.
Korsleting listrik disebut masih menjadi salah satu penyebab kebakaran yang paling sering terjadi.
Anang menjelaskan, alat elektronik seperti kulkas, setrika, maupun perangkat listrik lainnya perlu dicek secara berkala agar tidak memicu percikan api.
“Korsleting listrik juga harus diwaspadai. Kadang kebakaran berasal dari alat elektronik yang dipakai terus menerus atau instalasi listrik yang sudah tidak layak,” ujarnya.
BPBD juga mengingatkan masyarakat, agar tidak menaruh benda berbahan kaca di lokasi yang mudah terbakar.
Meski jarang terjadi, pantulan cahaya dari kaca dapat memicu api ketika mengenai benda kering dalam waktu lama.
“Memang kasusnya jarang, tetapi itu juga bisa menjadi penyebab kebakaran. Karena pantulan cahaya mengenai benda yang mudah terbakar,” imbuhnya.
BPBD Kota Pasuruan meminta masyarakat segera melapor apabila terjadi kebakaran agar penanganan bisa cepat dilakukan.
Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat 112 maupun call center pemadam kebakaran 113. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin