KRATON, Radar Bromo - Nasib kurang beruntung menyelimuti Muljono, 53, warga Desa Sukojember, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember.
Alih-alih sampai ke tujuan untuk mengais rezeki, perjalanan jauhnya mengangkut kelapa menuju Surabaya justru berakhir tragis di KM 808.800 ruas Tol Gempol-Pasuruan (Gempas), Selasa (5/5) dini hari.
Kejadian bermula saat jarum jam menunjukkan pukul 00.50. Di tengah suasana malam yang sunyi dan cuaca mendung di wilayah Kraton, pikap Isuzu Traga bernopol P 8465 GI yang dikemudikannya, tiba-tiba mengalami pecah ban kiri belakang secara mendadak.
Hanya dalam hitungan detik, pikap yang sarat muatan itu kehilangan keseimbangan.
Muljono yang berusaha mengendalikan kemudi, tak kuasa menahan laju kendaraan.
Hingga akhirnya, pikap tersebut terpelanting dan terguling dengan posisi miring di lajur lambat.
Penderitaan Muljono tak berhenti di situ. Selain harus menanggung rasa sakit akibat luka lecet di pipi dan lengan, ia harus menyaksikan tumpukan kelapa yang sedianya akan dijual, kini berserakan tak beraturan di aspal bahu jalan tol.
"Kecelakaan murni karena ban kiri belakang pecah. Kendaraan akhirnya terguling dan posisi akhirnya miring menghadap selatan. Muatannya tumpah semua," ujar Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana.
Selain menderita luka fisik, ia juga harus menanggung kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 5 juta akibat kerusakan kendaraan dan muatan yang rusak.
Perjalanan yang diharapkan membawa keuntungan justru berubah menjadi musibah di tengah jalan tol yang sepi.
Petugas PJR yang datang ke lokasi segera membantu evakuasi kendaraan dan merapikan muatan yang berserakan, agar tidak membahayakan pengguna jalan lain. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin