KESEHATAN menjadi program prioritas Pemerintah Desa (Pemdes) Sudimulyo, Kecamatan Nguling. Setiap bulannya, warga desa rutin memperoleh pelayanan posyandu. Mulai dari balita, anak anak hingga lansia.
Agar warga tetap nyaman saat dilayani, desa memperbaiki bangunan polindes. Sebab bangunannya sudah mulai tidak layak. Sejumlah bagian polindes rusak parah. Sehingga perlu diperbaiki.
Kades Sudimulyo, Sukamto menyebut, polindes ini bernama Polindes Mawar. Terletak di Dusun Krajan, di sisi timur balai desa. Bangunan ini dipergunakan untuk kegiatan posyandu tiap bulan.
"Warga desa rutin datang ke polindes untuk memeriksakan kesehatannya. Bergantian tiap dusun," katanya.
Polindes ini diperbaiki tahun lalu. Sebab bangunannya sudah rusak. Mengingat bangunan polindes ini sudah tua. Dibangun pada 1997 silam. Artinya, bangunan itu berumur hampir 30 tahun. Karena itu rehab dilakukan.
Rehab dilaksanakan untik keseluruhan bangunan. Perombakan tidak hanya fisik, namun juga dilakukan perluasan. Tujuannya agar masyarakat lebih nyaman saat menunggu pemeriksaan posyandu.
Bangunan lama menghadap selatan. Saat ini bangunan menghadap ke barat. Polindes buka setiap hari selama jam layanan.
Kecuali bidan desa ada kepentingan yang tidak bisa ditinggal di luar itu selama hari masuk kerja, siap melayani. "Tidak hanya kegiatan posyandu. Tapi juga pelayanan kebidana hingga persalinan," tutur Sukamto.
Siapkan Kandang untuk Ketahanan Pangan
TIDAK hanya pembangunan fisik. Pemdes Sudimulyo juga memberikan perhatian untuk ketahanan pangan. Pemdes berniat mengembangkan ayam petelur. Saat ini program ini belum berjalan. Tapi kandangnya telah disiapkan.
Kades Sudimulyo, Sukamto menuturkan, program ketahanan pangan ini sesuai intruksi pemerintah. Agar pemdes mengalokasikan 20 persen dari dana desa untuk menunjang ketahanan pangan di desa. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian.
Pihaknya memilih ayam petelur. Alasannya banyak masyarakat desa yang beternak ayam. Sehingga pengembangannya dinilai mudah. Apalagi ayam mudah menghasilakan. Telur bisa dijual dan dikonsumsi warga.
"Kebetulan ada lahan milik desa yang bisa digunakan. Ayam petelur juga lebih mudah dikembangkan," jelas kades.
Sejauh ini, program ketahanan pangan ini belum berjalan. Pemdes baru menyediakan kandang di dusun Doroan II untuk program ini. Pembangunan kandang dilakukan tahun lalu. Pengisian ayam petelur direncanakan tahun ini.
"Rencananya dijual ke warga. Sebagian hasil dari program pengembangan ini akan digunakan untuk menambah pendapatan desa," jelas Sukamto.
Pembangunan di Desa Sudimulyo Tahun 2025
- Pengisian kandang dengan ayam petelur
- Pemberian BLT DD
- Pelaksanaan posyandu
(riz/fun/*)
Editor : Moch Vikry Romadhoni