Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Besaran BOSDA PAUD di Kota Pasuruan Menyusut, Ini Pemicunya

Fahrizal Firmani • Rabu, 29 April 2026 | 13:13 WIB
Ilustrasi BOSDA PAUD. (gemini ai)
Ilustrasi BOSDA PAUD. (gemini ai)

PASURUAN, Radar Bromo - Pemerintah Kota Pasuruan memastikan, tetap mengalokasikan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan lembaga sejenis pada tahun ini.

Meski demikian, terdapat penyesuaian nilai insentif yang diterima setiap siswa, akibat keterbatasan kondisi fiskal daerah.

Tahun ini, setiap siswa PAUD akan menerima alokasi sebesar Rp 158.000 per tahun.

Angka ini mengalami penurunan sebesar Rp 40.000, dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp 198.000 per siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kota Pasuruan, Lucky Danardono, menjelaskan penyesuaian ini terpaksa dilakukan, demi menyeimbangkan kemampuan anggaran daerah.

"Besaran insentif tahun ini, memang lebih kecil karena menyesuaikan kemampuan fiskal pemkot yang terbatas. Namun, komitmen kami untuk mendukung operasional lembaga pendidikan tetap berjalan," ujar Lucky.

Dana BOSDA tersebut diperuntukkan, guna mendukung sarana prasarana sekolah.

Serta diperbolehkan untuk membantu pembayaran honor guru non-PNS maupun non-PPPK.

Adapun total dana yang diterima setiap lembaga, akan bergantung pada jumlah siswa yang terdaftar. Semakin banyak siswa, semakin besar pula bantuan yang diterima.

Untuk menjamin transparansi, Lucky menegaskan, proses pencairan dilakukan langsung ke rekening lembaga, melalui bagian keuangan pemerintah kota, tanpa melalui perantara Dispendikbud.

"Pencairan dilakukan dalam dua tahap, yakni di setiap awal semester. Syarat utamanya, lembaga harus terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan siswa memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) sesuai petunjuk teknis yang berlaku," tukasnya.

Dengan sistem by name by address, diharapkan bantuan ini tetap tepat sasaran.

Meskipun secara nominal mengalami penurunan, sehingga kualitas pelayanan pendidikan anak usia dini di Kota Pasuruan tetap terjaga. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #insentif #bosda paud #dispendikbud #pemkot pasuruan