PEMERINTAH Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, sudah banyak melakukan pembangunan. Bahkan pembangunan di desa yang dipimpin Safiudin ini sudah mulai dirasakan manfaatnya. Semuanya bertujuan untuk mengembangkan perekonomian di desa.
Pembangunan itu di antaranya 12 kios di RT 7/RW 4, Dusun Sumurwaru Timur. Sejak tahun lalu 2025 lalu pelanggan di sana begitu banyak.
Bahkan banyak pula pelanggan berasal dari luar daerah. Dari dua belas kios ada beragam jenis UMKM. Ada warung mamin, warung kopi, dan lain sebagainya.
“Kami (Pemdes) membuat tempat ini (kios pasar, red) ramai pelanggan prosesnya selama dua tahun sejak awal pembangunan 2020 lalu,” ujar Sekretaris Desa Sumberanyar Senewi.
Dua belas kios tersebut menggunakan sistem sewa. Setiap bulan masing-masing UMKM membayar ke desa. Hasilnya memang masuk ke desa dan akan kembali pula ke masyarakat desa.
Senewi menjelaskan, rencana awal pembangunan lokasi tersebut memang akan dijadikan tempat pasar wisata. Lokasi khusus untuk memutar perekonomian masyarakat desa. Agar membangun desa tidak hanya mengandalkan dana desa (DD).
Dengan pengelolaan perekonomian tersebut, siklus perekonomian desa tetap berjalan dengan adanya pasar wisata tersebut. “Rencananya memang tidak hanya membangun kios UMKM. Tapi ada yang lain lagi,” ujarnya.
Tak hanya itu, Desa juga mengembangkan perternakan kambing. Perternakan yang berlokasi di Dusun Gunung Gambir tersebut dikelola oleh BUMDes, yang nantinya hasil perkembangan ternak akan dijual.
Sistemnya sama dengan pasar wisata. Hasil penjualan akan kembali digunakan untuk masyarakat desa. Sampai saat ini jumlah kambing sudah 60 ekor.
“Jadi kami lebih mengembangkan perekonomian. Agar siklus perekonomian desa dan masyarakat tetap stabil,” sampainya.
Rancang Fasilitas Olahraga Lengkap
Rencana pembangunan masih akan berlanjut setelah berdirinya 12 kios di RT 7/RW 4, Dusun Sumurwaru Timur.
Di lokasi yang sama Pemerintah Desa Sumberanyar akan melanjutkan pembangunan untuk mengembangkan perekonomian masyarakat desa.
Pemdes sudah mengantongi rencana untuk segera mendirikan sejumlah fasilitas olahraga. Di antaranya lapangan mini soccer, tempat bermain dan kolam renang yang dikemas. Semuanya itu akan dikonsep menjuadi pasar wisata.
Sekretaris Desa Sumberanyar Senewi menyampaikan, sejak tahun 2020 Pemdes sudah menggambar denah pembangunan.
Lokasi yang dulunya sepi akan dijadikan pusat keramaian di desanya. Sebab lokasi tersebut dinilai strategis untuk mengembangkan perekonomian. Hal itu juga didukung agar masyarakat desa bisa menikmati pasar wisata tanpa harus pergi jauh ke luar desa.
Diantaranya yang sudah masuk konsep adalah mini soccer. Dulu rencananya memang akan membangun lokasi futsal. Karena pemuda desa bahkan lansia banyak yang gemar olah raga tersebut. Dengan adanya wadah mereka akan bisa meluapkan hobi mereka.
Di sisi lain olahraga sangat penting bagi kesehatan manusia. Masyarakat desa juga bisa mengelola pendapatan darinya. “Dulu mau tergambar lapangan futsal. Sekarang mini soccer sepertinya lebih menarik,” ujarnya.
Selain itu kolam renang yang diharapkan bisa menjadi pemasukan bagi desa. Apalagi kini banyak masyarakat yang suka berenang untuk menjaga kesehatan. Satu lagi adalah tempat bermain anak.
Selain kios, kolam renang dan mini soccer, di lokasi tersebut juga dilengkapi ruang terbuka yang akan berfungsi sebagai taman bermain anak-anak.
“Impian itu tetap terencana akan dibangun. Jadi pasar wisata selain perkembangan ekonomi, juga untuk kesehatan,” sampainya. (zen/fun/*)
Program Tahun 2026
- Pembangunan lapangan mini soccer
- Pembuatan kolam renang
- Sarana tempat bermain