PASURUAN, Radar Bromo - Hamparan lautan pasir Gunung Bromo tampak berbeda Minggu (26/4) pagi.
Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dan relawan tampak kompak menyingsingkan lengan baju dalam aksi "resik-resik" tempat ibadah di Pura Luhur Poten.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi ini, menjadikan kebersihan lingkungan sebagai motor utama pergerakan.
Fokus utama aksi ini adalah memastikan Pura Luhur Poten, yang merupakan pusat spiritual di kaki Gunung Bromo, bersih dan nyaman untuk kegiatan keagamaan masyarakat.
Tanpa sekat, para anggota dewan dan relawan menyisir setiap sudut pura, mulai dari menyapu area pelataran, mengepel lantai bagian dalam, hingga membersihkan saluran air yang tersumbat pasir.
Baca juga: Sejumlah Pihak Kompak Bersih-bersih untuk Perindah Wajah Kusam Bundaran Apollo Gempol
"Hari ini kita fokus pada aksi nyata. Kami ingin menunjukkan bahwa merawat bumi bisa dimulai dari hal paling dasar, yaitu menjaga kebersihan tempat ibadah. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyapuan hingga penataan halaman, kami lakukan secara gotong royong dengan penuh semangat kekeluargaan," ungkap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Adinda Denisa.
Senada diungkapkan Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setya Wardana.
Menurutnya, aksi bersih-bersih ini adalah bentuk edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga sanitasi di kawasan wisata alam.
"Membersihkan pura di tengah lautan pasir ini adalah simbol komitmen dalam merawat bumi. Lingkungan yang bersih adalah cermin dari masyarakat yang sehat," jelas politisi dari Fraksi Gerindra ini.
Baca Juga: Bersih-Bersih Kawasan Pesisir Kalibuntu Kraksaan Probolinggo, Angkut 2,1 Ton Sampah
Sebagai pendukung dari aksi kebersihan tersebut, mereka juga menyerahkan bantuan 200 sak hingga pohon cemara untuk mendukung penghijauan di wilayah setempat. (one)
Editor : Fandi Armanto