BANGIL, Radar Bromo- Ratusan jemaah haji asal Kabupaten Pasuruan diberangkatkan dari Kompleks Perkantoran Pemkab Pasuruan di Raci. Rabu (22/4), jemaah yang terbagung dalam kelompok terbang (kloter) 6 itu resmi dilepas menuju Asrama Haji Sukolilo sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Plt Kepala Kementerian Haji Kabupaten Pasuruan Ahmad Marzuqi mengatakan, kloter 6 menjadi rombongan penuh dari Kabupaten Pasuruan, dengan total 376 jemaah.
“Yang sudah berangkat sebelumnya kloter 3 dan 4, tergabung dengan daerah lain. Hari ini kloter 6 full jemaah Kabupaten Pasuruan. Ada 376 orang,” ujarnya.
Pemberangkatan akan terus berlanjut hingga seluruh kloter selesai. Jadwal berikutnya, kloter 7 dijadwalkan berangkat pada sore hari, disusul kloter 8 dan 9 pada Kamis (23/4), serta kloter 10.
“Koter 10 tergabung dengan Kota Pasuruan,” katanya.
Dalam pemberangkatan tahun ini, perhatian khusus diberikan kepada jemaah dengan kategori risiko tinggi (risti). Tercatat, ada sekitar 77 jemaah yang masuk kategori tersebut.
“Yang rentan ada 77 orang. Itu karena risiko tinggi, termasuk lansia dan yang membutuhkan pendampingan,” jelasnya.
Menurut Marzuqi, pendampingan dilakukan secara berlapis, baik oleh keluarga, petugas haji daerah (PHD), hingga pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). “Insyaallah semua akan membantu,” katanya.
Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori dalam sambutannya mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah. Ia juga turut dalam rombongan jemaah tahun ini.
“Kami berpesan kepada seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, menjaga kebersamaan, serta mematuhi arahan petugas agar ibadah berjalan lancar dan khusyuk,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkab Pasuruan berkomitmen memberikan dukungan maksimal bagi jemaah. Mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan.
“Insyaallah pemerintah daerah akan terus mendampingi dan memastikan seluruh proses berjalan dengan baik, sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” katanya. (tom/rud)
Editor : Moch Vikry Romadhoni