Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rehab Ratusan RTLH di Kabupaten Pasuruan Bisa Terhambat Hari Baik, Begini Alasannya

Muhamad Busthomi • Senin, 20 April 2026 | 14:03 WIB

 

ILUSTRASI RTLH
ILUSTRASI RTLH

BANGIL, Radar Bromo- Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pasuruan mulai disiapkan. Namun pelaksanaan di lapangan diperkirakan tidak serentak. Salah satu penyebabnya, kebiasaan warga menunggu “hari baik” sebelum memulai pembangunan.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pasuruan Eko Bagus Wicaksono mengatakan, seluruh penerima manfaat sudah membuka rekening untuk menampung dana bantuan. Pencairan dana tinggal menunggu tahapan sosialisasi yang dijadwalkan bulan ini.

Rekening penerima manfaat sudah siap semua. Tinggal sosialisasi, lalu Mei mulai tahap fisik,” ujarnya.

Meski demikian, menurutnya, tidak semua penerima manfaat langsung memulai pengerjaan setelah dana dicairkan. Faktor kultural masih cukup kuat memengaruhi waktu mulai pembangunan.

“Biasanya masyarakat mencari hari baik dulu sebelum mulai bangun atau renovasi. Kadang baru mulai satu sampai dua minggu setelah pencairan,” terangnya.

Karena itu, pelaksanaan rehab RTLH dipastikan berlangsung bertahap. Menyesuaikan kesiapan masing-masing penerima manfaat. Pemerintah daerah juga telah mengantisipasinya dengan memberikan batas waktu pengerjaan yang cukup longgar.

Setiap unit rumah ditargetkan selesai maksimal dalam waktu tiga bulan. Dengan skema itu, seluruh program diproyeksikan rampung paling lambat September mendatang.

“Rata-rata sebenarnya bisa selesai sebelum tiga bulan. Tapi kami beri waktu lebih karena tidak semua mulai bersamaan,” jelasnya.

Tahun ini, ada 125 rumah yang mendapat bantuan perbaikan RTLH dengan total anggaran sekitar Rp 2,5 miliar. Setiap rumah memperoleh Rp 20 juta. Terdiri atas Rp 16 juta untuk material dan sisanya untuk upah tenaga kerja. Program ini menyasar sejumlah kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Bangil, Gempol, Gondangwetan, dan wilayah lainnya. (tom/rud)

SASARAN RTLH DI KABUPATEN PASURUAN

125 Unit

Jumlah rumah yang mendapat bantuan perbaikan. Jumlah ini terbesar di sejumlah kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Bangil, Gempol, Gondangwetan, dan wilayah lainnya.

 

Rp 2,5 Miliar

Total anggaran RTLH selama 2026. Setiap rumah memperoleh Rp 20 juta. Terdiri atas Rp 16 juta untuk material dan sisanya untuk upah tenaga kerja.

 

Editor : Fahreza Nuraga
#rtlh #serentak #pasuruan #rehabilitasi #pemkab