NGULING, Radar Bromo - Jalan raya masih menjadi "mesin pembunuh" yang mengintai kelengahan setiap waktu.
Buktinya, tak sedikit kecelakaan di jalan yang akhirnya merenggut nyawa orang.
Kali ini, nasib nahas menimpa Mukh Makhrus, 53, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.
Ia meregang nyawa usai dihantam kendaraan saat menyeberang di Jalan Raya Nguling, Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Kamis (16/4) dini hari.
Tragedi memilukan ini terjadi, saat suasana jalan masih remang, sekitar pukul 03.30.
Korban yang saat itu berjalan kaki, mencoba menyeberang jalan dari arah selatan ke utara.
Namun, di saat bersamaan, sebuah minibus Isuzu Elf bernopol P 7339 Q, yang dikemudikan Ramli 50 warga RT/RW 3, Jalan Flamboyan, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur (Probolinggo) menuju barat.
Benturan keras tak terhindarkan. Tubuh korban terpental dan terkapar di tengah jalan dengan luka yang sangat fatal.
Insiden ini seketika memecah kesunyian dan memicu kepanikan warga sekitar.
"Korban tertabrak saat posisi sedang menyeberang. Luka-lukanya sangat parah, mulai dari robek pada pelipis kanan, pendarahan di hidung, hingga luka di dahi," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Zulkifli.
Melihat kondisi korban yang bersimbah darah, warga sempat menutupi tubuh korban sembari menunggu petugas kepolisian dan ambulans tiba.
Tak berselang lama, korban dilarikan ke ruang IGD RSUD Grati untuk mendapatkan pertolongan darurat.
Namun, takdir berkata lain. Meski tim medis telah berupaya maksimal, nyawa korban tak tertolong akibat luka dalam yang terlalu berat. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin