Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pasar Sayur Sumbang 45 Persen PAD Pasar Gempol

Rizal Syatori • Kamis, 16 April 2026 | 14:44 WIB
MENGGELIAT: Pasar Sayur di kawasan Gempol Plaza yang keberadaannya cukup mendongkrak perekonomian warga serta menunjang pendapatan daerah. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
MENGGELIAT: Pasar Sayur di kawasan Gempol Plaza yang keberadaannya cukup mendongkrak perekonomian warga serta menunjang pendapatan daerah. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

GEMPOL, Radar Bromo - Sejak beroperasi pada tahun 2024, eksistensi pasar sayur di kawasan Pasar Gempol terus menunjukkan tren positif.

Mengambil lokasi strategis di pelataran antara Gempol Plaza dan pasar tradisional, pasar ini kini menjadi salah satu pilar utama pendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayah tersebut.

Kepala Pengelola Pasar Gempol, Agus Ari Iswianto, mengungkapkan aktivitas perdagangan di pasar sayur ini, relatif stabil dan kian ramai.

Dampak ekonominya pun sangat signifikan bagi pengelolaan pasar secara keseluruhan.

"Pasar sayur ini sangat potensial. Kontribusinya terhadap PAD Pasar Gempol hampir menyentuh angka 45 persen," ujar pria yang akrab disapa Ari tersebut.

Setiap harinya, sekitar 50 pedagang memadati area pasar mulai pukul 13.00 hingga 22.00. Para pedagang ini datang dari berbagai sentra pertanian seperti Malang, Batu, Kediri, Mojokerto, hingga wilayah Pasuruan sendiri.

Mereka menempati lapak-lapak semi-permanen yang didesain fleksibel namun tetap tertata.

Menariknya, pasar ini telah bertransformasi menjadi pusat grosir (kulakan) bagi pembeli dari lintas kota.

Konsumen yang datang bukan hanya warga lokal, melainkan para pedagang dari Sidoarjo, Mojokerto, Surabaya, hingga Madura yang membeli dalam skala besar untuk dijual kembali.

Huda, 54, seorang pembeli asal Surabaya, mengaku telah menjadi pelanggan setia selama dua tahun terakhir.

Menurutnya, ada alasan kuat mengapa ia memilih berbelanja di Pasar Gempol dibandingkan lokasi lain.

"Harganya jauh lebih murah untuk kulakan. Selain itu, akses kendaraan sangat mendukung; truk dan pikap bisa masuk langsung ke lokasi dengan aman," tuturnya.

Dengan kemudahan akses dan harga yang kompetitif, Pemerintah Kabupaten Pasuruan optimistis Pasar Sayur Gempol akan terus berkembang menjadi pusat distribusi pangan yang krusial di perbatasan antarkota. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
#pad #pasar gempol #ekonomi