PASURUAN, Radar Bromo - Angka pengangguran masih jadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Pasuruan.
Salah satu strategi untuk menekannya, lewat gelaran mini job fair yang mempertemukan langsung pencari kerja dengan dunia industri.
Bursa kerja skala kecil itu dijadwalkan digelar pekan depan. Sebanyak 14 perusahaan dipastikan ambil bagian dengan membuka sekitar 300 lowongan dari berbagai sektor, mulai manufaktur hingga jasa.
Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo, menegaskan agenda tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap tenaga kerja lokal.
Ia memastikan warga Pasuruan tetap menjadi prioritas utama dalam proses rekrutmen.
“Prioritas kami adalah bagaimana masyarakat kita bisa bekerja lebih dulu, terutama di sektor formal,” tegasnya.
Menurut Mas Rusdi-sapannya-kehadiran investasi di daerah harus memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Tidak hanya menghadirkan industri, tetapi juga membuka peluang kerja seluas-luasnya.
“Investasi tidak hanya soal membangun industri, tapi juga bagaimana masyarakat sekitar bisa ikut merasakan manfaatnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pasuruan, Rachmat Syarifudin, menambahkan bahwa mini job fair ini dirancang sebagai solusi cepat mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja lokal.
“Kami fasilitasi agar proses rekrutmen lebih efektif. Perusahaan bisa langsung mendapatkan kandidat, sementara pencari kerja tidak perlu jauh-jauh mencari informasi lowongan,” jelasnya.
Rachmat juga memastikan, pihaknya terus mendorong perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja asal Pasuruan dalam setiap pembukaan lowongan.
“Prinsipnya, tenaga kerja lokal harus menjadi pilihan utama. Ini bagian dari komitmen kita menekan pengangguran dan menggerakkan ekonomi daerah,” tegasnya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin