Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Selama Perbaikan Gorong-gorong di Kepulungan Gempol, Arus Dialihkan ke Jalan Permukiman Warga

Rizal Syatori • Rabu, 8 April 2026 | 11:47 WIB
DITUTUP: Akese jalan Kepulungan-Randupitu, Kecamatan Gempol, yang ditutup sementara sambil menunggu proyek perbaikan gorong-gorong tuntas. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
DITUTUP: Akese jalan Kepulungan-Randupitu, Kecamatan Gempol, yang ditutup sementara sambil menunggu proyek perbaikan gorong-gorong tuntas. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

GEMPOL, Radar Bromo - Akses jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Kepulungan menuju Randupitu di Kecamatan Gempol ditutup total sejak Minggu (5/4).

Penutupan ini dilakukan menyusul adanya perbaikan permanen pada gorong-gorong yang ambrol di Dusun Kabunan, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan tengah melakukan pembongkaran total untuk mengganti konstruksi lama yang rusak dengan box culvert baru demi menjamin keamanan pengguna jalan.

Selama pengerjaan berlangsung, arus lalu lintas dari kedua arah dialihkan melalui jalur alternatif di permukiman warga.

Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono, menjelaskan kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga truk engkel masih diperbolehkan melintas melalui jalan kampung di Dusun Kabunan.

ALIHKAN: Kendaraan yang sementara dialihkan ke jalan pemukiman. Hanya kendaraan roda dua dan kendaraan kecil yang bisa melintas. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
ALIHKAN: Kendaraan yang sementara dialihkan ke jalan pemukiman. Hanya kendaraan roda dua dan kendaraan kecil yang bisa melintas. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

"Karena jalan utama dibongkar total, kendaraan kami arahkan melalui jalan alternatif. Warga secara swadaya membantu mengatur arus lalu lintas dan memasang petunjuk arah agar pengendara dari luar desa tidak kebingungan," terang Didik saat ditemui di lokasi, Selasa (7/4).

Namun, Didik memberikan catatan bahwa jalur alternatif ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan bertonase besar.

"Kendaraan jenis tronton, truk gandeng, maupun kontainer tidak bisa lewat jalan alternatif kampung ini, sehingga harus mencari rute lain," tambahnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan proses pemasangan box culvert telah tuntas dan saat ini memasuki tahap penyelesaian atau finishing.

Berdasarkan koordinasi dengan dinas terkait, proyek ini diproyeksikan selesai dalam waktu dekat.

"Informasi dari dinas, target pengerjaan maksimal memakan waktu satu pekan. Kami berharap proses finishing berjalan lancar agar akses utama masyarakat bisa segera dibuka kembali," ungkap Didik. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
#gorong-gorong #Perbaikan #gempol #drainase