PASURUAN, Radar Bromo–Pelan tapi pasti, kepolisian mulai mengungkap penemuan mayat wanita tanpa identitas (Mrs X) di area persawahan Dusun Babatan, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.
Jajaran Polres Pasuruan Kota menduga kuat adanya unsur kriminal dalam kejadian tersebut.
Hal ini disampaikan langsung Kasat Reskrim Polresta Pasuruan, AKP Decky Tjahyono Tri Yoga. Keterangan tersebut diberikan dalam konferensi pers di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polres Pasuruan Kota, Selasa (24/3) siang.
Jasad wanita malang tersebut ditemukan warga pada Senin (23/3) sekitar pukul 15.00. Kondisinya saat itu cukup mengenaskan di tengah area persawahan.
Polisi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan warga.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan proses otopsi, petugas menemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban.
"Kami menemukan adanya indikasi dugaan tindak pidana atau unsur kriminal terkait kematian korban," ujar AKP Decky Tjahyono Tri Yoga di hadapan media.
Saat ini, pihak Satreskrim Polres Pasuruan Kota tengah fokus melakukan beberapa langkah cepat. Diantaranya adalah berupaya berupaya mengungkap identitas asli Mrs X melalui sidik jari dan keterangan saksi.
Langkah ini terkendala lantaran kondisi jari-jari korban sudah dalam keadaan melepuh. Jadi, petugas kesulitan untuk mengidentifikasi korban dengan melalui sidik jari. Polisi terus mengumpulkan bukti-bukti di lapangan untuk memperkuat dugaan pembunuhan.
Dalam keterangan polisi tersebut juga mengungkapkan hasil otopsi laboratorium forensik RS Bhayangkara menyebutkan bahwa korban berjenis kelamin perempuan, berusia sekitar 50-an tahun, tinggi badan 154 cm, berambut hitam, dan memiliki tubuh standart.
Selain memiliki tato bergambar perempuan di paha kaki kiri, pada pipi kanan korban juga mengalami luka akibat benda tumpul. Polisi juga sudah mengecek DNA korban.
"Jika ada keluarga yang merasa kehilangan anggota kerabatnya, bisa langsung menghubungi atau mendatangi Polresta Pasuruan. Nanti DNA pihak keluarga akan kami cocokkan dengan korban," imbuh Kasatreskrim Dhecky.
Pihak kepolisian juga telah meneruskan tim untuk mengecek CCTV sekitar area maupun jalan menuju lokasi temuan awal. (ube/fun)
Editor : Fandi Armanto