PASURUAN, Radar Bromo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus berupaya mengurangi angka penggangguran di Kabupaten Pasuruan.
Salah satu langkahnya dengan gencar menggelar job fair. Tak kurang dari sebelas perusahaan di Kabupaten Pasuruan dilibatkan dalam acara tersebut.
Melalui job fair ini, diharapkan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja. Sehingga berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Pasuruan.
Menurut Kepala Disnaker Kabupatan Pasuruan, Rachmat Syarifudin, tahun ini akan ada tiga job fair yang digelar.
Terdiri dari dua mini job fair yang akan dilaksanakan pada April dan Juni. Serta job fair skala besar pada September nanti, yang bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan.
“Kami berupaya menggelar job fair secara rutin, tiap tahunnya. Harapannya, bisa mengurangi tingkat pengangguran terbuka dan memperluas kesempatan kerja,” jelasnya.
Menuju mini job fair pada April nanti, saat ini Disnaker Kabupaten Pasuruan juga tengah bekerja sama dengan PT Tri Sakti Purwosari Makmur KT&G TSPM dalam menyelenggarakan one day one recruitment.
Acara ini menjadi pembuka salah satu dari rangkaian dari mini job fair, yang akan dilaksanakan April 2026.
Rachmat mengatakan, bahwa konsep one day one recruitment ini, jadi terobosan baru dalam menciptakan rekrutmen yang lebih transparan, mudah dan lebih cepat.
Sehingga para pencari kerja (pencaker) dapat segera mendapatkan pekerjaan.
Di samping itu, perusahaan juga dapat segera mendapatkan karyawan baru yang kompeten.
“Ide one day recruitmen ini muncul, setelah kami berunding dengan perusahaan dan pelaku dunia industri. Dengan cara inilah, prosesnya lebih transaparan dan mudah untuk terus kami pantau,” terangnya.
Sementara itu, menurut HR Recruitmen PT Tri Sakti Purwosari Makmur KT&G TSDM, Okky Diasmoro menyebut, perusahaannya membuka sebanyak 14 lowongan pekerjaan.
Mulai dari general worker, supervisor, operator hingga Reseacrh and Development (RnD). Total, ada sebanyak 5 ribu peserta yang mendaftar.
“Saat ini, kebutuhan kami untuk Maret-April ada sebanyak 44 orang. Sementara, hingga bulan Desember, kami butuh sekitar 180 orang,” ujarnya.
Dari banyaknya pendaftar yang memasukkan lamarannya, kata Okky, masyarakat Kabupaten Pasuruan mendapatkan lebih banyak peluang untuk diterima.
“Porsinya kami sesuaikan. Dari Disnaker juga meminta agar lebih banyak dari masyarakat Kabupaten Pasuruan dan alumni BLK,” ungkapnya. (ran/one)
Editor : Jawanto Arifin