KRATON, Radar Bromo- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Gempol–Pasuruan (Gempas) KM 808 jalur B, Jumat (13/3).
Sebuah pikap menabrak bagian belakang dump truk yang melaju di depannya. Akibatnya, sopir dan penumpang pikap asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengalami luka berat.
Sopir pikap yaitu Adham Muhlisin, 39, warga Kecamatan Mlongo, Jepara. Saat kejadian ia tidak sendirian, melainkan bersama penumpangnya, Budi, 25, warga Kecamatan Serobyong, Jepara. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan untuk mendapatkan perawatan.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana mengatakan, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi pikap kurang konsentrasi. Serta tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan dump truk di depannya.
Kecelakaan menurutnya terjadi pukul 15.30. Saat itu pikap Traga Nopol R 9443 CT melaju dari arah Probolinggo menuju Jepara melalui lajur lambat dengan kecepatan sedang. Namun, saat melintas di KM 808, pikap tiba-tiba menabrak dump truk di depannya.
“Saat kejadian, kondisi lalu lintas lancar dengan cuaca gerimis. Diduga pengemudi kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman, sehingga menabrak kendaraan dump truk di depannya,” ujarnya.
Setelah kecelakaan terjadi, petugas PJR bersama pengelola Tol Gempas langsung mendatangi lokasi untuk mengatur lalu lintas dan proses evakuasi kendaraan.
Kemudian barang bukti kendaraan diamankan ke Pos PJR Gerbang Tol Rembang. Sementara penanganan kecelakaan dilimpahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota.
Akibat kecelakaan tersebut, kondisi kedua korban cukup parah. Sopir pikap mengalami luka robek di pelipis kanan. Sedangkan penumpangnya mengalami patah kaki kanan.
Kerusakan kendaraan terjadi pada bagian depan pikap dengan estimasi kerugian materiil sekitar Rp 30 juta.
“Kerusakan sarana prasarana lainnya masih dalam proses perhitungan,” kata Hendrix. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi