Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Target Rampung Juni Ini, Begini Progres Pembangunan SR Kota Pasuruan, Wali Kota Mas Adi Minta Pengurukan Dipercepat

Fahrizal Firmani • Sabtu, 28 Februari 2026 | 11:21 WIB

 

 

TINJAU LOKASI: Pejabat Forkopimda Kota Pasuruan beserta sejumlah kepala OPD meninjau pembangunan SR Permanen di Kelurahan Wironini, Purworejo, Kota Pasuruan, Jumat (27/2).
TINJAU LOKASI: Pejabat Forkopimda Kota Pasuruan beserta sejumlah kepala OPD meninjau pembangunan SR Permanen di Kelurahan Wironini, Purworejo, Kota Pasuruan, Jumat (27/2).

PASURUAN, Radar Bromo-Pengerjaan Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kota Pasuruan terus dikebut. Proyek strategis nasional (PSN) yang berlokasi di Kelurahan Wironini, Kecamatan Purworejo, itu masih tahap awal konstruksi. Ditargetkan pembangunan fisiknya rampung Juni mendatang.

Keberadaan program prioritas nasional ini mendapatkan atensi dari Forkopimda Kota Pasuruan. Kemarin (27/2), Wali Kota Adi Wibowo, Wakil Wali Kota Mohammad Nawawi, Dandim 0819 Letkol Inf Boga Bramiko, beserta sejumlah kepala OPD meninjau pembangunan SR.

Rombongan Forkopimda tiba di lokasi sekitar pukul 09.30. Wali Kota sempat melihat denah pembangunan SR permanen sebelum berkeliling melihat proses pengurukan di lahan seluas 7,3 hektare itu. Ia didampingi oleh perwakilan PT Nindya Karya selaku kontraktor.

Wali Kota menyebut, kunjungan ke SR permanen sebagai wujud komitmen pemda dalam mengawal PSN yang jadi prioritas nasional.

Tujuannya, memastikan semua berjalan baik sesuai perencanaan. Sehingga proyek SR ini bisa rampung tepat waktu sesuai target.

"Diharapkan proyek ini bisa melibatkan partisipasi masyarakat. Dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," katanya.

Menurut Wali Kota, SR permanen ini dijadwalkan bisa beroperasi di tahun ajaran baru pada Juni mendatang.

Saat ini, proyek fisik itu baru menggarap konstruksi awal. Di antaranya, pengurukan yang masih terus berjalan.

Secara keseluruhan, pekerjaan fisik terealisasi 3,528 persen dari rencana sekitar 3,343 persen. Artinya, pengerjaan lebih cepat 0,044 persen dari target.

Nantinya, SR ini memiliki 30 bangunan. Mulai dari asrama putra dan putri bagi jenjang SD, SMP, dan SMA.

Ada pula kantin, areal parkir kendaraan, musala, lapangan upacara, gedung serbaguna, kolam, dapur, hingga pos jaga.

Selanjutnya, asrama guru, lapangan basket, hingga lapangan sepak bola.

Proyek yang berlangsung selama 166 hari ini masih on the track. Tapi progres pengurukan sedikit lambat. Baru sekitar 40 persen. Penyebabnya karena akses lokasi terbatas.

Pemkot pun mendorong agar PT Nindya Karya sebagai pelaksana bisa mempercepat pengurukan. Sehingga pekerjaan fisik bisa tergarap maksimal.

"Secara keseluruhan kami lihat progresnya cukup baik. Mungkin pengurukan yang perlu dipercepat," jelas Mas Adi.

Kepala Dinsos Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat menyebut, rencananya ada tiga jenjang sekolah yang akan dibangun di lahan seluas 7,3 hektare itu.

Mulai SD, SMP, dan SMA. Masing-masing jenjang memiliki tiga rombongan belajar (rombel). Sehingga, total ada 1.080 siswa yang bisa bersekolah di SR permanen.

Untuk pengisian siswa tahap pertama, kuota rombelnya belum diketahui. Pemkot masih menunggu petunjuk dari pusat.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan verifikasi dan validasi (verval) untuk penentuan mereka yang berhak menjadi siswa SR.

"Proyeksi siswa yang akan menjadi siswa SR sudah kami pegang. Tinggal verifikasi di lapangan sekitar habis hari raya," jelas Kokoh. (riz/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#kota pasuruan #Sekolah Rakyat #mas adi #Adi Wibowo #pengurukan #wali kota