PASURUAN, Radar Bromo-Nasib apes dialami oleh MD, 19, warga Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Pelajar di salah satu SMA di wilayah Grati ini, menjadi korban perampasan. Handphonenya amblas dirampas.
Sementara, bibir korban sempat terluka karena ditinju terduga pelaku.
Kapolsek Bugulkidul, Kompol Hudi Supriyanto melalui Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi menyebut peristiwa ini dialami oleh MD, kemarin (19/2) dini hari, sekitar pukul 01.00.
Handphone Infinix Note 30 miliknya, direbut oleh dua orang terduga pelaku yang naik motor berboncengan.
Saat itu, MD hendak pulang bersama temannya, HB dengan menggunakan motor Honda Supra Fit menju Kalipang, Kecamatan Grati usai ngopi di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan.
Mereka melintas di Jalan Mojopahit, Kelurahan/Kecamatan Bugulkidul, menuju ke arah timur.
Tidak jauh dari toko modern, tiba-tiba mereka dipepet oleh dua orang laki-laki tidak dikenal. Keduanya berboncengan motor dan langsung menonjok bibir korban.
Hingga MD bersama temannya, terjatuh ke arah kiri. Salah seorang terduga pelaku lantas mengambil handphone milik MD dan melarikan diri ke arah barat.
"Korban melapor ke Polsek Bugulkidul sekitar pukul 09.15. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2.199.000," katanya.
Jun-sapaannya menyebut Unitreskrim Polsek Bugulkidul sudah menindaklanjuti laporan korban, dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat ini polsek masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas terduga pelaku. Yang pasti, korban mengaku tidak mengenal wajah terduga pelaku.
"Korban sudah laporan ke polsek. Saat ini, masih dilakukan penyelidikan oleh Unitreskrim," tutur Jun. (riz/one)
Editor : Moch Vikry Romadhoni