BUGUL KIDUL, Radar Bromo–Banjir yang sempat merendam jalur pantura di Jembatan Bok Wedi, Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan akhirnya susut, Selasa malam (17/2).
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, air luberan Sungai Petung yang merendam jalur utama pantura selama kurang lebih dua jam itu mulai surut sekitar pukul 22.30 WIB.
Meski begitu, akses jalan tidak langsung dibuka karena adanya endapan lumpur yang cukup tebal dan membahayakan para pengendara.
Sejumlah personel BPBD Kota Pasuruan langsung diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan sisa-sisa banjir akibat luapan Sungai Petung tersebut.
Guna mempercepat proses pembersihan, petugas mengerahkan 3 unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) untuk menyemprotkan air ke permukaan aspal yang tertutup lumpur.
Plt Kalaksa BPBD Kota Pasuruan, Eliasa Akbar menyatakan bahwa, penutupan jalur dilakukan sementara selama proses pembersihan berlangsung.
Hal ini dilakukan demi menjamin keselamatan pengguna jalan agar tidak tergelincir akibat kondisi jalan yang licin.
"Kami mengimbau para pengendara untuk tetap bersabar hingga proses pembersihan benar-benar tuntas. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami," ungkapnya di lokasi kejadian.
Hingga berita ini dilaporkan, petugas masih terus melakukan penyemprotan di titik-titik yang masih tertutup material lumpur.
Jalur akan kembali dibuka normal segera setelah kondisi jalan dipastikan aman untuk dilalui. (ube/mie)
Editor : Muhammad Fahmi