BANGIL, Radar Bromo - Kepastian ketersediaan bahan pangan menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah akhirnya terjawab.
DPRD Kabupaten Pasuruan mendapat jaminan bahwa stok pangan nasional di wilayah Jatim dalam kondisi sangat mencukupi.
Kepastian itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Setiya Wardana setelah kunjungan kerja ke Kantor Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Kamis (12/2).
“Bagi kami kepastian stok pangan ini penting karena gejolak harga biasanya meningkat mendekati hari-hari besar keagamaan,” kata Wardana.
Pihaknya ingin memastikan dapur warga Kabupaten Pasuruan tetap mengepul tanpa dihantui kelangkaan sembako saat hari raya.
“Kami ingin pastikan bagaimana ketersediaan pangan di Jawa Timur menjelang Ramadan dan Idul Fitri nanti. Jangan sampai masyarakat resah karena barang sulit didapat,” tegas Wardana.
Jawaban pihak Bulog pun cukup melegakan. Wakil Direktur Wilayah Bulog Jatim, Sugeng Hardono menyampaikan, stok pangan pokok seperti beras, gula, hingga minyak goreng dipastikan aman.
Bahkan, ketersediaan per hari ini diproyeksikan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 14 bulan ke depan.
“Artinya, masyarakat Jawa Timur, terlindungi dari potensi kelangkaan maupun lonjakan harga dalam jangka waktu yang cukup panjang,” timpal Sugeng.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Adinda Denisa, menekankan bahwa ketahanan pangan tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak.
Sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, dan legislatif adalah kunci. Ia mengapresiasi kesiapan Bulog yang sudah memasang kuda-kuda sejak dini.
“Kami di DPRD siap mendukung penuh langkah strategis Bulog, baik dari sisi pengawasan di lapangan maupun kebijakan yang berpihak pada rakyat. Kita ingin stabilitas harga tetap terkendali agar daya beli masyarakat terjaga,” ujar Adinda. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin